Data desil menjadi salah satu informasi penting dalam pemutakhiran data kesejahteraan masyarakat. Data ini dapat berkaitan dengan proses penentuan kelompok kesejahteraan keluarga dan menjadi bagian dari informasi yang digunakan dalam pelaksanaan berbagai program pemerintah.
Karena kondisi ekonomi keluarga bisa berubah, data yang tercatat juga perlu diperbarui ketika sudah tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya. Masyarakat yang merasa data keluarganya perlu diperbaiki dapat melakukan update data desil secara mandiri melalui kanal yang disediakan.
Lantas, bagaimana cara memperbarui data tersebut dan apa saja dokumen yang harus disiapkan? Berikut langkah-langkahnya, mulai dari memasukkan NIK hingga proses verifikasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Apa Itu Data Desil?
Desil merupakan pengelompokan keluarga berdasarkan kondisi sosial ekonomi yang digunakan dalam pemutakhiran data kesejahteraan. Posisi desil dapat berubah apabila terdapat perubahan pada kondisi keluarga atau setelah dilakukan pemutakhiran data.
Karena itu, masyarakat sebaiknya memastikan informasi kependudukan dan kondisi rumah tangga yang digunakan dalam pendataan tetap sesuai dengan keadaan terbaru.
Pembaruan data bukan berarti seseorang otomatis menjadi penerima bantuan sosial. Penetapan penerima program pemerintah tetap mengikuti ketentuan, kriteria, dan proses verifikasi yang berlaku untuk masing-masing program.
Cara Update Data Desil secara Mandiri
Masyarakat dapat mengajukan pembaruan melalui formulir yang disediakan BPS. Berikut langkah yang perlu dilakukan.
1. Buka Situs Resmi
Pertama, buka browser melalui HP atau perangkat lain, kemudian akses situs dtsen-form.bps.go.id.
Pastikan alamat situs yang dibuka benar agar data pribadi tidak dimasukkan ke situs yang tidak resmi.
2. Masukkan NIK
Pada halaman yang tersedia, masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai data kependudukan.
NIK digunakan untuk mengakses formulir yang berkaitan dengan data keluarga. Pastikan angka yang dimasukkan sudah benar sebelum melanjutkan proses.
Menurut Fungsional Statistisi Ahli Muda BPS Kota Bogor, Ferry Maurist Sitorus, masyarakat dapat melakukan perbaikan data secara mandiri melalui mekanisme yang telah disediakan.
3. Pilih Menu “Lainnya”
Setelah berhasil masuk, pengguna akan menemukan beberapa pilihan pada halaman formulir.
Untuk keperluan pembaruan data desil, pilih menu “Lainnya”. Jangan memilih menu pengusul PIP dan KIP-K apabila tujuan pengajuan bukan untuk program tersebut.
4. Unduh dan Isi Surat Pernyataan
Tahap berikutnya adalah menyiapkan surat pernyataan yang tersedia pada formulir.
Unduh format tersebut, kemudian isi sesuai informasi yang sebenarnya. Surat pernyataan selanjutnya perlu ditandatangani oleh pengusul dan lurah atau kepala desa setempat sebagai bentuk pengesahan.
Pastikan seluruh bagian yang diminta sudah diisi sebelum dokumen diunggah.
5. Siapkan Dokumen Pendukung
Sebelum mengisi formulir sampai selesai, sebaiknya siapkan seluruh dokumen yang diperlukan agar proses pengajuan tidak terhenti di tengah jalan.
Beberapa data dan dokumen yang perlu disiapkan antara lain:
- Kartu Keluarga (KK) dan/atau KTP seluruh anggota keluarga.
- Nomor ID pelanggan PLN atau nomor meter listrik.
- Foto tampak depan rumah.
- Foto ruang tamu yang memperlihatkan kondisi lantai dan dinding.
- Foto kamar mandi.
- Titik koordinat rumah berupa lintang dan bujur.
- NISN atau NIM bagi anggota keluarga yang masih bersekolah atau kuliah.
- Surat pernyataan yang telah diisi dan disahkan.
Foto rumah sebaiknya dibuat dengan jelas sehingga kondisi objek yang diminta dapat terlihat. Hindari mengunggah foto buram atau dokumen yang sulit dibaca.
6. Isi Formulir Sesuai Kondisi Sebenarnya
Setelah seluruh dokumen tersedia, lengkapi formulir pembaruan data.
Masukkan informasi keluarga sesuai kondisi sebenarnya. Kemudian unggah surat pernyataan beserta dokumen pendukung yang dipersyaratkan.
Pada tahap ini, ketelitian sangat penting. Kesalahan NIK, data anggota keluarga, atau dokumen pendukung dapat memengaruhi proses pemeriksaan.
7. Data Akan Diverifikasi BPS
Setelah pengajuan dikirim, data tidak langsung mengubah posisi desil.
Pengajuan akan melalui proses verifikasi oleh BPS. Pemeriksaan dapat mencakup kesesuaian data yang diisi, dokumen pendukung, foto kondisi rumah, serta format dan kelengkapan surat pernyataan.
Karena itu, mengajukan pembaruan tidak otomatis berarti perubahan desil langsung disetujui. Data yang diberikan tetap perlu melalui proses pemeriksaan sesuai mekanisme yang berlaku.
8. Tunggu Pemutakhiran Data
Tahap terakhir adalah menunggu proses pemutakhiran.
Hasil pembaruan data desil tidak selalu muncul secara langsung setelah formulir dikirim. Berdasarkan informasi dalam mekanisme tersebut, pemutakhiran dilakukan secara berkala atau setiap tiga bulan mengikuti jadwal pemutakhiran data.
Dengan demikian, masyarakat perlu memahami bahwa pengajuan melalui formulir merupakan bagian dari proses pemutakhiran, bukan jaminan bahwa perubahan desil akan langsung terlihat.
Mengapa Data Desil Perlu Diperbarui?
Kondisi sosial ekonomi keluarga tidak selalu tetap. Jumlah anggota keluarga dapat berubah, status pendidikan anak bisa berubah, kondisi tempat tinggal mengalami perubahan, begitu pula keadaan ekonomi rumah tangga.
Data yang tidak sesuai dengan kondisi terkini berpotensi membuat gambaran kesejahteraan keluarga menjadi kurang akurat. Karena itu, pembaruan data menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas data sosial ekonomi.
Masyarakat juga sebaiknya memberikan informasi berdasarkan kondisi sebenarnya dan menyiapkan dokumen pendukung yang valid. Jangan mengubah atau memanipulasi informasi dengan tujuan memperoleh posisi desil tertentu.
Apakah Update Data Desil Menjamin Dapat Bansos?
Tidak.
Pembaruan data desil tidak otomatis membuat seseorang menjadi penerima bantuan sosial. Data kesejahteraan merupakan salah satu bagian yang dapat digunakan dalam proses penargetan program, sedangkan setiap bantuan memiliki ketentuan dan kriteria masing-masing.
Artinya, setelah melakukan pembaruan, masyarakat tetap perlu menunggu proses pemutakhiran dan penetapan sesuai mekanisme program pemerintah terkait.
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Mengajukan Pembaruan
Ada beberapa hal penting yang sebaiknya diperhatikan sebelum mengirim formulir:
Pastikan NIK Benar
Periksa kembali NIK sebelum formulir dikirim. Kesalahan satu digit saja dapat menyebabkan data tidak sesuai.
Gunakan Dokumen yang Jelas
Pastikan foto KTP, KK, rumah, dan dokumen lain dapat terbaca dengan baik. Jangan menggunakan dokumen yang buram atau terpotong.
Berikan Data Sesuai Fakta
Informasi keluarga harus diisi berdasarkan keadaan sebenarnya. Hindari memberikan data yang tidak sesuai hanya untuk mendapatkan posisi desil tertentu.
Simpan Bukti Pengajuan
Jika tersedia bukti atau informasi pengajuan setelah formulir dikirim, simpan sebagai dokumentasi. Bukti tersebut dapat berguna apabila diperlukan untuk pengecekan lebih lanjut.
Kesimpulan
Update data desil secara mandiri dapat dilakukan melalui formulir yang disediakan BPS dengan mengakses dtsen-form.bps.go.id. Masyarakat perlu memasukkan NIK, memilih menu “Lainnya”, menyiapkan surat pernyataan, serta melengkapi berbagai dokumen pendukung seperti KK, KTP, informasi listrik, foto rumah, koordinat lokasi, dan data pendidikan anggota keluarga jika diperlukan.
Setelah formulir dikirim, data masih harus melalui proses verifikasi. Perubahan desil juga tidak langsung muncul karena pemutakhiran dilakukan secara berkala. Yang paling penting, seluruh informasi yang diberikan harus sesuai dengan kondisi keluarga yang sebenarnya agar proses pemutakhiran data berjalan sebagaimana mestinya.
