Iklan yang tiba-tiba muncul di layar HP Android memang bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Saat sedang membaca artikel, membuka aplikasi, atau sekadar menggunakan ponsel, iklan pop-up yang muncul berulang kali terkadang membuat pengalaman penggunaan menjadi kurang nyaman.

Kabar baiknya, ada beberapa cara untuk mengurangi bahkan memblokir jenis iklan tertentu di HP Android tanpa harus memasang aplikasi tambahan. Pengguna bisa memanfaatkan pengaturan Google Chrome, mengatur izin aplikasi, hingga menonaktifkan layanan wallpaper yang menampilkan rekomendasi konten.

Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua iklan berasal dari sumber yang sama. Iklan di browser, iklan yang muncul di layar utama, dan iklan di dalam aplikasi membutuhkan penanganan berbeda. Karena itu, penting untuk mengetahui penyebabnya agar langkah yang dilakukan lebih efektif.

Cara Memblokir Iklan di HP Android Terbaru

Cara memblokir iklan di HP Android terbaru dapat dilakukan melalui pengaturan browser, izin aplikasi, dan fitur bawaan ponsel. Berikut beberapa langkah yang bisa dicoba sesuai dengan jenis iklan yang muncul.

1. Blokir Iklan di Google Chrome

Google Chrome memiliki pengaturan untuk membatasi pop-up, pengalihan halaman, dan iklan tertentu yang mengganggu. Fitur ini berguna ketika iklan muncul saat membuka situs web.

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka aplikasi Google Chrome di HP Android.
  2. Ketuk ikon tiga titik di pojok kanan atas.
  3. Pilih menu Setelan atau Settings.
  4. Masuk ke bagian Setelan situs atau Site settings.
  5. Pilih Pop-up dan pengalihan (Pop-ups and redirects).
  6. Pastikan fitur pemblokiran pop-up dan pengalihan yang tidak diinginkan dalam keadaan aktif.
  7. Kembali ke menu Setelan situs, lalu cari opsi Iklan mengganggu atau Intrusive ads, jika tersedia.
  8. Aktifkan pembatasan iklan mengganggu sesuai pilihan yang ditampilkan.

Nama dan susunan menu dapat berbeda bergantung pada versi Chrome dan bahasa perangkat yang digunakan.

Baca Juga:  Simulasi Cicilan Tabungan Emas Pegadaian September 2026, Cek Angsurannya

Perlu dipahami, pengaturan tersebut tidak menghilangkan semua iklan di internet. Chrome terutama membatasi pop-up, pengalihan yang mengganggu, serta iklan yang melanggar standar tertentu. Iklan biasa yang tampil di dalam halaman web masih mungkin muncul.

2. Menghilangkan Iklan yang Muncul di Layar Utama HP

Pernah melihat iklan tiba-tiba muncul di atas layar utama, bahkan ketika tidak sedang membuka browser? Kondisi tersebut bisa disebabkan oleh aplikasi pihak ketiga yang memiliki izin untuk menampilkan konten di atas aplikasi lain.

Untuk mengatasinya, periksa aplikasi yang baru dipasang atau aplikasi yang muncul bersamaan dengan iklan.

Berikut cara memeriksa izinnya:

  1. Buka menu Setelan di HP Android.
  2. Pilih menu Aplikasi.
  3. Cari bagian akses khusus aplikasi atau Special app access.
  4. Pilih Tampil di atas aplikasi lain (Display over other apps), jika tersedia.
  5. Periksa daftar aplikasi yang memiliki izin tersebut.
  6. Pilih aplikasi yang tidak dikenal atau tidak memerlukan izin itu.
  7. Nonaktifkan izin tampil di atas aplikasi lain.

Pada sebagian ponsel, pengguna juga dapat menekan dan menahan ikon aplikasi, membuka Info aplikasi, lalu mencari pengaturan izin terkait. Namun, jalur menu ini tidak selalu tersedia di semua perangkat.

Penting: Jangan langsung menonaktifkan izin semua aplikasi. Sejumlah aplikasi yang tepercaya memang membutuhkannya untuk menjalankan fitur tertentu. Jika iklan tetap muncul, pertimbangkan untuk menghapus aplikasi mencurigakan setelah memastikan aplikasi tersebut bukan aplikasi penting.

3. Nonaktifkan Iklan dari Aplikasi Wallpaper

Beberapa ponsel Android memiliki layanan wallpaper yang menampilkan rekomendasi, berita, atau konten promosi di layar kunci. Fitur ini dapat menjadi salah satu sumber iklan yang terlihat setiap kali layar ponsel dinyalakan.

Pada perangkat yang menyediakan pengaturan tersebut, pengguna bisa mencoba langkah berikut:

  1. Buka menu Setelan.
  2. Cari menu Layar kunci (Lock screen).
  3. Pilih Layanan wallpaper (Wallpaper services) atau menu serupa.
  4. Periksa layanan wallpaper yang sedang aktif.
  5. Pilih opsi Tidak ada (None) apabila tersedia.

Setelah pengaturan diubah, konten rekomendasi dari layanan wallpaper tersebut seharusnya tidak lagi ditampilkan. Akan tetapi, nama menu dan ketersediaan fitur bergantung pada merek serta versi sistem operasi.

Jika menggunakan HP Samsung, Xiaomi, OPPO, vivo, atau merek lain, periksa pengaturan layar kunci dan wallpaper sesuai antarmuka perangkat masing-masing.

4. Hapus Aplikasi yang Menjadi Sumber Iklan

Jika iklan tetap muncul meskipun pengaturan Chrome sudah diubah, penyebabnya mungkin berasal dari aplikasi yang terpasang di perangkat.

Baca Juga:  Cara Untuk Menghilangkan Iklan di HP Android, dari Chrome hingga Aplikasi

Aplikasi gratis tertentu memang menampilkan iklan sebagai bagian dari model bisnisnya. Namun, aplikasi yang tidak tepercaya juga dapat menampilkan iklan secara berlebihan, termasuk ketika pengguna tidak sedang menggunakannya.

Untuk memeriksa aplikasi yang mencurigakan, lakukan langkah berikut:

  1. Buka Setelan, lalu masuk ke menu Aplikasi.
  2. Periksa aplikasi yang baru dipasang sebelum iklan mulai muncul.
  3. Perhatikan aplikasi yang namanya tidak dikenal atau memiliki fungsi yang tidak jelas.
  4. Pilih aplikasi yang dicurigai.
  5. Ketuk Copot pemasangan (Uninstall) jika aplikasi tidak diperlukan dan dipastikan aman untuk dihapus.

Pengguna juga dapat menjalankan pemeriksaan melalui Google Play Protect di Google Play Store untuk membantu mendeteksi aplikasi yang berpotensi berbahaya.

Hindari mengunduh aplikasi pemblokir iklan dari situs yang tidak jelas. Aplikasi semacam itu berisiko meminta izin berlebihan atau justru menjadi sumber iklan baru.

5. Gunakan DNS Pribadi untuk Mengurangi Iklan

Selain mengatur browser dan aplikasi, pengguna Android dapat mencoba fitur DNS Pribadi (Private DNS). Layanan DNS tertentu menyediakan pemfilteran domain iklan dan pelacak sehingga sebagian permintaan iklan dapat diblokir.

Cara mengaktifkannya secara umum adalah sebagai berikut:

  1. Buka Setelan di HP Android.
  2. Masuk ke menu Jaringan dan internet atau Koneksi.
  3. Cari opsi DNS Pribadi (Private DNS).
  4. Pilih Nama host penyedia DNS pribadi.
  5. Masukkan nama host dari penyedia DNS tepercaya yang memang menawarkan pemfilteran iklan.
  6. Simpan pengaturan dan periksa apakah koneksi internet tetap berjalan normal.

Lokasi menu tersebut berbeda pada setiap merek ponsel. Nama host juga harus diperoleh langsung dari dokumentasi resmi penyedia yang dipilih, bukan dari sumber yang tidak dikenal.

Perlu diperhatikan bahwa DNS pemblokir iklan tidak menjamin seluruh iklan akan hilang. Beberapa iklan berasal dari domain yang sama dengan konten utama sehingga tidak selalu bisa diblokir secara terpisah. Pemfilteran DNS juga dapat menyebabkan sebagian situs atau aplikasi tidak berfungsi dengan normal.

Jika koneksi internet bermasalah setelah pengaturan diubah, kembalikan DNS Pribadi ke opsi Otomatis atau Nonaktif, sesuai pilihan yang tersedia.

6. Batasi Notifikasi Promosi dari Situs Web

Tidak semua iklan yang muncul di HP Android merupakan iklan pop-up. Sebagian bisa berupa notifikasi promosi dari situs web yang sebelumnya pernah diizinkan mengirim pemberitahuan melalui Chrome.

Baca Juga:  Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Aplikasi, Mudah dan Cepat

Jika iklan muncul di panel notifikasi, periksa izin pemberitahuan situs.

Berikut caranya:

  1. Buka Google Chrome.
  2. Masuk ke menu Setelan.
  3. Pilih Setelan situs, kemudian buka Notifikasi.
  4. Periksa situs yang diizinkan mengirim notifikasi.
  5. Nonaktifkan izin dari situs yang tidak dikenal atau tidak ingin diikuti.

Pengguna juga dapat menekan dan menahan notifikasi yang mengganggu untuk melihat aplikasi pengirimnya, jika fitur tersebut tersedia pada perangkat.

Dengan cara ini, notifikasi promosi dari situs yang tidak diinginkan dapat dikurangi tanpa harus menonaktifkan seluruh notifikasi di ponsel.

Mengapa Iklan Masih Muncul Setelah Diblokir?

Ada beberapa alasan mengapa iklan masih terlihat meskipun pengguna sudah mengubah pengaturan perangkat.

Iklan berasal dari aplikasi yang digunakan

Aplikasi gratis dapat menampilkan iklan langsung di dalam antarmukanya. Memblokir pop-up Chrome tidak otomatis menghilangkan iklan tersebut.

Pengaturan hanya memblokir jenis iklan tertentu

Fitur pemblokiran pop-up pada browser tidak sama dengan pemblokir iklan menyeluruh. Iklan biasa yang tertanam di halaman web masih dapat ditampilkan.

Iklan berasal dari layanan bawaan ponsel

Beberapa antarmuka Android menyediakan rekomendasi konten atau promosi di layar kunci, aplikasi bawaan, maupun halaman tertentu. Pengaturannya perlu diperiksa secara terpisah.

Ada aplikasi yang menampilkan iklan secara berlebihan

Jika iklan muncul di luar aplikasi yang sedang dibuka, periksa aplikasi yang memiliki izin khusus atau baru saja dipasang. Jangan mengabaikan tanda lain, seperti aplikasi yang tidak dikenal atau perubahan pengaturan tanpa sepengetahuan pengguna.

Tips agar HP Android Lebih Nyaman Digunakan

Selain menerapkan cara memblokir iklan di HP Android terbaru, ada beberapa kebiasaan yang dapat membantu mengurangi gangguan dan menjaga keamanan perangkat.

  • Unduh aplikasi melalui Google Play Store atau sumber resmi pengembang.
  • Periksa izin aplikasi sebelum menyetujuinya.
  • Hapus aplikasi yang sudah tidak digunakan atau tidak tepercaya.
  • Perbarui sistem operasi dan browser secara berkala.
  • Hindari menekan tombol unduhan, hadiah, atau peringatan keamanan yang mencurigakan.
  • Jangan memasang aplikasi pemblokir iklan yang meminta akses tidak wajar.
  • Gunakan fitur keamanan bawaan Android untuk memeriksa aplikasi yang berpotensi berbahaya.

Pengguna juga sebaiknya tidak langsung mempercayai situs yang menyatakan ponsel terkena virus hanya karena menampilkan pesan peringatan di browser. Tutup halaman tersebut dan lakukan pemeriksaan melalui fitur keamanan yang tepercaya.

Kesimpulan

Cara memblokir iklan di HP Android terbaru dapat dilakukan dengan beberapa metode, mulai dari mengaktifkan pemblokiran pop-up di Chrome, membatasi izin tampil di atas aplikasi lain, menonaktifkan layanan wallpaper tertentu, hingga menghapus aplikasi yang menjadi sumber iklan.

Jika iklan muncul dalam bentuk notifikasi, periksa izin pemberitahuan situs. Sementara itu, DNS Pribadi dapat menjadi pilihan tambahan untuk menyaring sebagian domain iklan, meskipun efektivitasnya bergantung pada layanan yang digunakan.

Kunci utamanya adalah mengenali sumber iklan terlebih dahulu. Dengan begitu, pengguna dapat memilih pengaturan yang tepat tanpa harus menghapus aplikasi penting atau mengubah konfigurasi ponsel secara berlebihan.