Jpckemang.id – Punya wajah bulat dengan pipi yang terlihat penuh? Tenang, kamu tetap bisa tampil percaya diri dengan makeup yang sesuai. Ada beberapa trik sederhana yang bisa membantu wajah terlihat lebih berdimensi, tulang pipi lebih tegas, dan keseluruhan tampilan tampak sedikit lebih tirus tanpa harus menggunakan banyak produk.

Kunci utama cara makeup agar wajah bulat terlihat tirus bukanlah menutupi seluruh bagian pipi dengan contour gelap. Justru, penempatan produk, teknik membaurkan, serta pemilihan warna yang tepat akan membuat hasil makeup terlihat lebih natural. Kamu juga tidak perlu menjadi makeup artist profesional untuk mencobanya sendiri di rumah.

Yuk, simak tutorial lengkapnya berikut ini. Mulai dari persiapan kulit, foundation, contour, blush on, hingga trik makeup sederhana yang cocok untuk pemula! Cara Makeup agar Wajah Bulat Terlihat Tirus

1. Kenali Karakteristik Wajah Bulat

Sebelum mulai makeup, ada baiknya kamu mengenali bentuk wajah sendiri. Wajah bulat umumnya memiliki panjang dan lebar yang relatif seimbang, pipi yang terlihat penuh, serta garis rahang yang cenderung lembut. Namun, setiap orang punya struktur tulang dan proporsi wajah yang berbeda.

Karena itu, kamu tidak harus mengikuti satu teknik secara kaku. Tujuan makeup adalah menciptakan dimensi sesuai fitur wajahmu, bukan mengubah bentuk wajah sepenuhnya. Kalau kamu suka tampilan natural, cukup gunakan contour tipis dan blush on dengan penempatan yang tepat.

Prinsip sederhananya adalah menggunakan warna yang sedikit lebih gelap untuk menciptakan ilusi bayangan, lalu menambahkan warna yang lebih terang pada bagian tertentu untuk menarik perhatian. Perpaduan keduanya bisa membuat wajah tampak lebih terstruktur.

2. Persiapkan Kulit Sebelum Menggunakan Makeup

Langkah pertama yang sering dilewatkan adalah mempersiapkan kulit. Padahal, makeup yang menempel dengan baik akan lebih mudah dibaurkan dan tidak cepat terlihat menggumpal.

Mulailah dengan membersihkan wajah, kemudian gunakan pelembap sesuai jenis kulit. Jika makeup digunakan pada siang hari, aplikasikan sunscreen terlebih dahulu dan beri waktu agar produk menempel dengan baik sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

Primer bisa digunakan jika memang dibutuhkan. Untuk kulit berminyak, kamu dapat memilih primer yang membantu mengontrol kilap. Sementara itu, kulit kering biasanya lebih nyaman dengan persiapan kulit yang melembapkan.

  • Bersihkan wajah agar minyak dan kotoran tidak mengganggu hasil makeup.
  • Gunakan pelembap yang sesuai dengan kebutuhan kulit.
  • Aplikasikan sunscreen pada pagi atau siang hari.
  • Gunakan primer jika diperlukan, terutama pada area yang mudah berminyak.

Ingat, kamu tidak perlu menggunakan terlalu banyak lapisan skincare. Produk yang berlebihan justru bisa membuat base makeup bergeser atau terasa berat.

3. Pilih Foundation dengan Warna yang Sesuai

Foundation berfungsi meratakan warna kulit dan menjadi dasar untuk produk makeup lainnya. Agar hasilnya natural, pilih warna yang mendekati warna kulit asli, bukan warna yang jauh lebih terang dengan harapan wajah terlihat lebih tirus.

Baca Juga:  Cara Cek Nomor Porsi Haji Reguler dan Perkiraan Tahun Keberangkatan

Foundation yang terlalu putih bisa membuat wajah terlihat berbeda dari warna leher. Sebaliknya, foundation yang terlalu gelap dapat membuat hasil makeup terlihat kusam. Coba warna produk di area rahang dan periksa hasilnya dalam pencahayaan yang cukup.

Saat mengaplikasikan foundation, mulailah dari bagian tengah wajah, lalu ratakan ke arah luar. Gunakan spons makeup, kuas, atau jari yang bersih sesuai preferensi. Aplikasikan sedikit demi sedikit agar lapisannya tetap tipis.

Kalau ada bekas jerawat atau kemerahan yang ingin disamarkan, gunakan concealer hanya pada area yang diperlukan. Dengan begitu, kamu tidak perlu menumpuk foundation terlalu tebal di seluruh wajah.

4. Gunakan Contour untuk Memberi Dimensi pada Wajah

Contour menjadi salah satu kunci dalam cara makeup untuk wajah bulat. Produk ini menciptakan ilusi bayangan sehingga beberapa bagian wajah terlihat lebih tegas. Kamu bisa menggunakan contour berbentuk krim, stik, atau bedak sesuai kenyamanan.

Pilih warna contour yang sedikit lebih gelap daripada kulit dan memiliki undertone yang cocok. Warna yang terlalu oranye atau terlalu gelap bisa terlihat seperti noda, terutama jika tidak dibaurkan dengan baik.

Area contour yang perlu diperhatikan

  • Bawah tulang pipi: Aplikasikan tipis di area cekungan bawah tulang pipi, mulai dari dekat telinga menuju bagian tengah pipi. Jangan menarik garis terlalu jauh hingga dekat sudut mulut.
  • Pelipis: Tambahkan sedikit contour di sisi dahi dekat garis rambut untuk menciptakan dimensi yang seimbang.
  • Garis rahang: Baurkan contour tipis di sepanjang bagian bawah rahang jika ingin membuat batas rahang terlihat lebih tegas.
  • Sisi hidung: Jika ingin menambahkan dimensi pada hidung, gunakan sedikit produk dan baurkan dengan sangat halus.

Setelah mengaplikasikan contour, baurkan tepinya sampai tidak terlihat garis yang jelas. Untuk efek wajah lebih terangkat, arahkan proses blending ke atas dan ke luar. Hindari membuat bayangan terlalu pekat karena hasilnya bisa terlihat berat saat terkena cahaya.

Kalau masih pemula, contour berbentuk bedak sering terasa lebih mudah dikontrol karena bisa ditambahkan secara bertahap. Kamu tidak harus langsung membeli banyak produk; satu produk contour yang warnanya sesuai sudah cukup untuk berlatih.

5. Aplikasikan Blush On ke Arah Pelipis

Blush on membuat wajah terlihat segar dan tidak pucat. Namun, penempatannya juga berpengaruh terhadap kesan akhir makeup. Untuk tampilan wajah bulat yang terlihat lebih terangkat, coba aplikasikan blush di area atas pipi, lalu baurkan secara diagonal menuju pelipis.

Teknik ini membantu memberi kesan tulang pipi yang lebih terdefinisi. Sebaliknya, jika kamu meletakkan terlalu banyak blush tepat di bagian tengah pipi, hasilnya bisa menonjolkan kesan penuh pada area tersebut. Bukan berarti teknik itu selalu salah, tetapi penempatan yang lebih tinggi bisa menjadi pilihan jika kamu menginginkan efek wajah lebih tirus.

Untuk warna, kamu bisa mencoba peach, coral, rose, atau mauve sesuai warna kulit dan hasil makeup yang diinginkan. Blush dengan hasil matte atau kilau lembut dapat menjadi pilihan jika ingin tampilan pipi yang tidak terlalu berkilau.

  • Ambil produk sedikit terlebih dahulu.
  • Aplikasikan pada area atas pipi, bukan terlalu dekat dengan hidung.
  • Baurkan ke arah luar dan sedikit ke atas.
  • Tambahkan warna secara bertahap jika dirasa kurang terlihat.

Jangan lupa menyelaraskan blush dengan contour. Jika kedua produk tampak terpisah atau memiliki garis tegas, gunakan kuas bersih untuk melembutkan batasnya. Hasil yang menyatu akan terlihat lebih natural.

6. Gunakan Highlighter Secukupnya

Highlighter membantu menonjolkan bagian wajah yang terkena cahaya. Produk ini bisa membuat makeup terlihat lebih segar dan berdimensi, tetapi penggunaannya perlu disesuaikan dengan hasil yang kamu inginkan.

Baca Juga:  30 Soal Sin Cos Tan buat Latihan UH sampai UTBK, Lengkap Pembahasannya

Untuk wajah bulat, kamu bisa mengaplikasikan sedikit highlighter pada bagian atas tulang pipi, batang hidung, dan area kecil di atas bibir. Fokus pada titik-titik yang ingin ditonjolkan, bukan menyebarkannya ke seluruh pipi.

Jika kulitmu berminyak atau kamu menyukai hasil makeup matte, pilih highlighter dengan kilau halus dan gunakan tipis saja. Kilau yang terlalu menyebar di sisi wajah bisa membuat area tersebut lebih menarik perhatian, padahal kamu mungkin ingin menonjolkan bagian tengah atau tulang pipi.

Trik pentingnya adalah menjaga keseimbangan. Contour menciptakan bayangan, sedangkan highlighter menarik perhatian ke bagian tertentu. Keduanya tidak harus digunakan dalam jumlah banyak untuk memberikan efek yang bagus.

7. Bentuk Alis dengan Lengkungan yang Lembut

Alis bisa memengaruhi keseluruhan tampilan wajah. Untuk wajah bulat, bentuk alis dengan lengkungan lembut dapat membantu memberikan kesan lebih terstruktur. Kamu juga bisa membuat ekor alis sedikit memanjang sesuai bentuk alis alami.

Hindari menggambar alis terlalu tebal atau terlalu tajam jika kamu menginginkan hasil yang natural. Bentuk alis sebaiknya tetap mengikuti karakter wajah dan tidak perlu dibuat sama persis antara sisi kanan dan kiri.

Gunakan pensil alis atau brow powder untuk mengisi bagian yang jarang, kemudian sisir dengan spoolie agar warnanya menyatu. Pilih warna yang sesuai dengan rambut dan alis asli supaya hasilnya tidak terlihat terlalu keras.

Kalau kamu belum terbiasa membentuk alis, cukup rapikan bagian yang kosong dan pertahankan bentuk alami. Alis yang rapi dapat membuat makeup terlihat lebih seimbang tanpa membutuhkan banyak usaha.

8. Pilih Riasan Mata yang Membantu Menyeimbangkan Wajah

Riasan mata juga dapat membantu mengarahkan perhatian ke bagian tertentu. Kamu tidak perlu selalu menggunakan eyeshadow gelap atau eyeliner tebal. Untuk sehari-hari, eyeshadow warna cokelat muda, peach, atau nude sudah cukup memberikan dimensi pada mata.

Jika ingin efek mata terlihat lebih memanjang, coba buat eyeliner tipis yang mengikuti garis bulu mata dan sedikit memanjang di sudut luar. Hindari menarik garis terlalu tebal jika kelopak matamu kecil atau kamu lebih menyukai tampilan yang ringan.

Penjepit bulu mata dan maskara juga bisa membantu mata terlihat lebih terbuka. Aplikasikan maskara secukupnya agar bulu mata tidak menggumpal. Untuk acara khusus, bulu mata palsu dengan panjang yang lebih menonjol di bagian luar bisa menjadi pilihan, asalkan tetap nyaman dipakai.

Intinya, riasan mata tidak harus dramatis. Pilih intensitas yang sesuai dengan acara dan padukan dengan contour serta blush agar keseluruhan makeup tetap harmonis.

9. Pilih Warna Lipstik yang Sesuai dengan Tampilan

Warna lipstik memang tidak mengubah bentuk wajah, tetapi bisa membantu menyatukan keseluruhan riasan. Untuk makeup natural, warna nude, peach, pink kecokelatan, atau rose bisa menjadi pilihan. Kalau kamu ingin tampilan yang lebih berani, lipstik merah atau berry juga tetap bisa digunakan.

Sesuaikan warna lipstik dengan warna kulit, undertone, riasan mata, dan suasana acara. Jika makeup mata sudah cukup kuat, kamu bisa memilih lipstik yang lebih lembut. Sebaliknya, lipstik bold dapat menjadi fokus jika riasan mata dibuat sederhana.

Untuk hasil yang rapi, pastikan bibir dalam kondisi nyaman dan tidak terlalu kering. Kamu bisa memakai lip balm sebelum lipstik, lalu menghapus kelebihan produk jika terasa terlalu licin. Pilih formula yang nyaman dipakai agar kamu tidak perlu terlalu sering memperbaiki riasan.

10. Gunakan Bedak dan Setting Spray agar Makeup Lebih Tahan Lama

Baca Juga:  Cara Daftar M-Banking BCA: Syarat, Registrasi, hingga Aktivasi

Setelah semua produk krim atau cair selesai dibaurkan, kamu bisa mengunci makeup dengan bedak dan setting spray. Bedak membantu mengurangi kilap pada area yang mudah berminyak, sedangkan setting spray dapat membantu menyatukan tampilan lapisan makeup, tergantung formulanya.

Gunakan bedak secukupnya pada dahi, sisi hidung, dagu, atau area lain yang mudah berminyak. Tidak perlu menaburkan bedak tebal ke seluruh wajah jika kamu ingin hasil yang terlihat segar.

Kalau memakai setting spray, ikuti petunjuk pada kemasan dan biarkan mengering dengan sendirinya. Hindari menyentuh wajah terlalu sering saat makeup masih basah agar hasilnya tidak bergeser.

Perbandingan Teknik Makeup untuk Wajah Bulat

Supaya lebih mudah dipraktikkan, berikut ringkasan teknik yang bisa kamu jadikan panduan saat merias wajah bulat.

Produk Teknik aplikasi Tujuan tampilan
Foundation Ratakan tipis dari tengah ke luar Membuat warna kulit tampak merata
Contour Baurkan di bawah tulang pipi, pelipis, dan rahang Memberi ilusi bayangan dan dimensi
Blush on Aplikasikan di atas pipi ke arah pelipis Memberi kesan pipi terangkat
Highlighter Gunakan tipis di titik tinggi wajah Menonjolkan bagian tertentu
Alis Buat lengkungan lembut mengikuti bentuk alami Membantu menyeimbangkan fitur wajah
Bedak Fokus pada area yang mudah berminyak Membantu mengurangi kilap

Urutan Cara Makeup agar Wajah Bulat Terlihat Tirus untuk Pemula

Kalau kamu ingin langsung mempraktikkannya, berikut urutan sederhana yang bisa digunakan untuk makeup sehari-hari. Kamu bebas menyesuaikannya dengan produk yang sudah tersedia di rumah.

  1. Bersihkan wajah dan gunakan pelembap.
  2. Aplikasikan sunscreen pada pagi atau siang hari.
  3. Gunakan primer jika dibutuhkan.
  4. Ratakan foundation tipis dan tambahkan concealer pada area yang perlu disamarkan.
  5. Aplikasikan contour di bawah tulang pipi, pelipis, dan garis rahang.
  6. Baurkan contour sampai tidak ada garis yang terlalu tegas.
  7. Tambahkan blush on pada bagian atas pipi dan arahkan ke pelipis.
  8. Gunakan highlighter tipis pada titik tinggi wajah jika diinginkan.
  9. Rapikan alis, aplikasikan eyeshadow, eyeliner, dan maskara sesuai gaya makeup.
  10. Gunakan lipstik yang sesuai dengan keseluruhan tampilan.
  11. Kunci makeup dengan bedak dan setting spray jika diperlukan.

Untuk tampilan yang ringan, kamu tidak harus menggunakan semua produk di atas. Foundation tipis, sedikit contour, blush on, alis, maskara, dan lipstik saja sudah bisa memberikan hasil yang rapi jika diaplikasikan dengan tepat.

FAQ Seputar Cara Makeup untuk Wajah Bulat

Apakah wajah bulat harus selalu menggunakan contour?

Tidak. Contour hanya salah satu pilihan untuk menambah dimensi. Kalau kamu menyukai tampilan natural, cukup gunakan blush dengan penempatan yang sesuai dan base makeup tipis. Makeup tidak harus mengikuti aturan tertentu untuk terlihat bagus.

Apakah blush on bisa membuat wajah terlihat lebih tirus?

Penempatan blush on dapat menciptakan ilusi visual. Mengaplikasikannya di area atas pipi dan membaurkannya ke arah pelipis bisa memberikan kesan lebih terangkat dan terdefinisi. Namun, hasilnya tetap bergantung pada bentuk wajah dan keseluruhan riasan.

Contour krim atau bedak, mana yang lebih cocok untuk pemula?

Keduanya bisa digunakan. Contour bedak sering terasa lebih mudah dikontrol saat diaplikasikan tipis, sedangkan contour krim bisa memberikan hasil yang menyatu dengan base makeup jika dibaurkan dengan benar. Pilih tekstur yang paling nyaman untukmu.

Apakah makeup bisa mengubah bentuk wajah secara permanen?

Tidak. Makeup hanya menciptakan ilusi visual sementara melalui warna, bayangan, dan cahaya. Setelah makeup dibersihkan, bentuk wajah akan kembali seperti biasanya. Teknik ini bertujuan menonjolkan fitur wajah sesuai keinginan, bukan mengubah struktur wajah.

Bagaimana cara membuat makeup wajah bulat terlihat natural?

Gunakan produk secukupnya, pilih warna yang sesuai dengan kulit, dan pastikan semua tepi produk terbaur dengan baik. Hindari contour yang terlalu gelap dan jangan menumpuk terlalu banyak lapisan. Semakin kamu memahami fitur wajah sendiri, semakin mudah menemukan teknik yang cocok.

Cara Makeup Yang Tepat

Cara makeup agar wajah bulat terlihat tirus bisa dimulai dengan langkah sederhana, mulai dari mempersiapkan kulit, memilih foundation yang sesuai, menggunakan contour secara tipis, hingga menempatkan blush on di area atas pipi menuju pelipis. Alis yang rapi, highlighter secukupnya, dan riasan mata yang seimbang juga bisa membantu menciptakan tampilan yang lebih berdimensi.

Hal terpenting adalah tidak berlebihan dalam menggunakan produk. Contour yang terlalu gelap atau makeup yang terlalu tebal justru bisa membuat hasilnya terlihat kurang natural. Mulailah dengan teknik dasar, berlatih secara bertahap, dan sesuaikan hasilnya dengan bentuk wajah serta gaya pribadi.

Ingat, wajah bulat bukan sesuatu yang harus disamarkan. Kamu bisa menggunakan makeup untuk bereksperimen, menonjolkan fitur favorit, dan merasa lebih percaya diri. Pilih teknik yang membuatmu nyaman, lalu nikmati prosesnya!