Mencari bank dengan bunga deposito tertinggi 2026 menjadi salah satu cara yang banyak dipertimbangkan untuk mengoptimalkan dana yang sedang tidak digunakan. Dibandingkan tabungan biasa, deposito menawarkan bunga yang umumnya lebih tinggi dengan konsekuensi dana ditempatkan dalam tenor tertentu.

Namun, bunga paling tinggi tidak otomatis berarti pilihan paling menguntungkan. Tenor, pajak, minimum penempatan, aturan pencairan awal, promo, hingga ketentuan penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) perlu diperhatikan sebelum menempatkan dana.

Berdasarkan data yang dihimpun dan diverifikasi pada 19 Agustus 2026, terdapat sejumlah bank digital yang menawarkan bunga deposito hingga 9% per tahun. Amar Bank berada di posisi teratas untuk bunga nominal, sementara Krom Bank menawarkan hingga 8% per tahun untuk tenor 12 bulan. Data tersebut tetap perlu dibaca bersama ketentuan masing-masing produk karena suku bunga dapat berubah.

Daftar Bank dengan Bunga Deposito Tertinggi 2026

Berikut perbandingan tujuh bank digital berdasarkan bunga deposito tertinggi yang berhasil diverifikasi pada 19 Agustus 2026.

Peringkat Bank Bunga Maksimal Tenor Minimum
1 Amar Bank 9,00% p.a. 36 bulan Rp100.000
2 Krom Bank 8,00% p.a. 12 bulan Rp100.000
3 Allo Bank Hingga 8,00% p.a. Sesuai promo Rp1 juta
4 Superbank 7,50% p.a. 1–12 bulan Rp500.000
5 Bank Neo Commerce 7,25% p.a. 6–12 bulan Rp100.000
6 SeaBank 6,00% p.a. 12 bulan Rp1 juta
7 Bank Jago 6,25% p.a. 1–12 bulan Rp1 juta

Urutan tersebut berdasarkan bunga nominal tertinggi yang dapat diverifikasi pada tanggal pemeriksaan, bukan peringkat keamanan atau rekomendasi investasi.

1. Amar Bank: Bunga Deposito hingga 9% per Tahun

Amar Bank menjadi bank dengan bunga deposito tertinggi dalam daftar ini. Berdasarkan materi resmi yang disebut dalam sumber, deposito menawarkan bunga 5,75% untuk tenor satu bulan, 7% untuk tenor 12 bulan, dan mencapai 9% per tahun untuk tenor 36 bulan.

Minimum penempatan yang tercantum adalah Rp100.000.

Bunga 9% memang terlihat sangat menarik, tetapi ada konsekuensi penting: nasabah harus memilih tenor hingga tiga tahun untuk mendapatkan rate tersebut. Artinya, dana yang ditempatkan tidak bisa diperlakukan seperti uang kas yang sewaktu-waktu dapat digunakan.

Selain itu, bunga 9% berada di atas Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) LPS sebesar 3,75% untuk simpanan rupiah bank umum pada periode 1 Juli hingga 30 September 2026.

Karena itu, jangan hanya melihat angka 9%. Perhatikan pula tenor dan status penjaminan simpanan.

2. Krom Bank: Hingga 8% untuk Tenor 12 Bulan

Krom Bank menempati posisi berikutnya dengan produk Krom Max. Berdasarkan pengumuman resmi yang tercantum dalam sumber, Krom Max menawarkan 6,50% untuk 14 hari, 7,50% untuk satu bulan, tiga bulan, dan enam bulan, serta 8% untuk tenor 12 bulan.

Baca Juga:  Cara Daftar Indodax 2026: Syarat, KYC, Biaya, dan Cara Beli Bitcoin

Minimum deposito mulai Rp100.000 dengan maksimum gabungan yang tercantum mencapai Rp10 miliar.

Krom juga memiliki Krom Flex dengan tingkat bunga yang berbeda. Pilihan auto-renewal tersedia, termasuk perpanjangan pokok maupun pokok plus bunga.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah pencairan sebelum jatuh tempo. Ketentuan bunga dan kemungkinan penalti dapat berbeda sesuai produk dan kebijakan yang berlaku. Karena itu, syarat terbaru sebaiknya diperiksa sebelum transaksi dilakukan.

3. Allo Bank: Bunga hingga 8% Berkat Promo

Allo Bank menawarkan bunga dasar deposito sekitar 5,5% hingga 6% per tahun berdasarkan informasi yang tercantum dalam sumber. Namun, kombinasi bonus atau program promosi dapat membuat bunga mencapai 8% per tahun.

Angka 8% ini berbeda dengan bunga reguler karena terdapat persyaratan promosi. Program seperti Rabu Serbu dapat memiliki ketentuan mengenai hari, tenor, kuota, bonus, maupun persyaratan lainnya.

Minimum penempatan disebut mulai Rp1 juta.

Dengan demikian, calon nasabah sebaiknya tidak menganggap 8% sebagai rate reguler yang otomatis berlaku untuk seluruh deposito. Periksa detail promo di aplikasi atau kanal resmi bank sebelum membuka deposito.

4. Superbank: 7,50% untuk Tenor Mulai 1 Bulan

Superbank menawarkan bunga hingga 7,50% per tahun. Keunggulan yang cukup menarik adalah rate tersebut tidak hanya tersedia untuk tenor 12 bulan.

Berdasarkan RIPLAY yang disebut dalam sumber, nominal Rp500.000 hingga Rp1 miliar dapat memperoleh 7,50% untuk tenor satu sampai 12 bulan. Untuk nominal di atas Rp1 miliar, tingkat bunga dapat turun menjadi 6,50% untuk tenor yang sama.

Pilihan tenor juga cukup fleksibel, mulai dari tujuh hari, 14 hari, satu bulan, tiga bulan, enam bulan, sembilan bulan, hingga 12 bulan.

Minimum deposito mulai Rp500.000.

Superbank menyediakan pilihan non-ARO, ARO pokok, dan ARO pokok plus bunga. Namun, pencairan sebelum jatuh tempo memiliki konsekuensi terhadap bunga yang berjalan.

5. Bank Neo Commerce: Bunga hingga 7,25%

Bank Neo Commerce melalui produk Neo WOW tercatat menawarkan bunga hingga 7,25% per tahun untuk tenor enam dan 12 bulan dalam informasi yang diverifikasi.

Minimum deposito mulai Rp100.000, dengan pilihan tenor mulai tujuh hari hingga 12 bulan.

Ada catatan penting mengenai angka 7,25%. Sumber mencantumkan bahwa rate promo tersebut berlaku sampai 31 Juli 2026. Karena pemeriksaan dilakukan pada 19 Agustus 2026, periode promo tersebut sudah berakhir.

Artinya, angka 7,25% tidak boleh langsung dianggap sebagai bunga yang masih berlaku saat ini. Nasabah perlu mengecek rate terbaru melalui aplikasi atau kanal resmi Bank Neo Commerce sebelum melakukan penempatan dana.

6. SeaBank: Bunga hingga 6% per Tahun

SeaBank mencantumkan bunga deposito hingga 6% per tahun dengan minimum penempatan Rp1 juta.

Pilihan tenor yang tersedia meliputi satu, tiga, enam, dan 12 bulan. Informasi yang dirangkum dalam sumber sebelumnya mencantumkan rate masing-masing sebesar 4,25%, 4,75%, 5,25%, dan 6%.

Namun, rincian tersebut memiliki periode berlaku sampai 31 Juli 2026. Karena itu, angka 6% sebaiknya diperlakukan sebagai rate yang tercantum pada halaman produk, bukan jaminan bahwa seluruh tenor tersebut masih menggunakan rate yang sama setelah periode tersebut.

SeaBank juga mencantumkan formula perhitungan bunga berdasarkan pokok, suku bunga per tahun, dan jumlah hari penempatan.

7. Bank Jago: Hingga 6,25% untuk Saldo Besar

Bank Jago menawarkan bunga deposito hingga 6,25% per tahun. Akan tetapi, rate tertinggi tersebut berkaitan dengan tier penempatan dana.

Untuk penempatan Rp1 juta sampai Rp99,9 juta, bunga tercantum sekitar 5% untuk tenor satu bulan dan 5,50% untuk tenor tiga, enam, atau 12 bulan. Sementara itu, penempatan lebih dari Rp1 miliar dapat memperoleh hingga 6,25% pada beberapa tenor.

Baca Juga:  Cara Daftar Indodax 2026: Syarat, KYC, Biaya, dan Cara Beli Bitcoin

Minimum penempatan adalah Rp1 juta dan nasabah dapat memiliki hingga 20 kantong deposito.

Bank Jago juga menyatakan pencairan awal dapat dilakukan tanpa denda. Meski demikian, nasabah tetap perlu melihat ketentuan produk terbaru karena bunga dan kebijakan deposito dapat berubah.

Bagaimana dengan Penjaminan LPS?

Bagian ini penting karena banyak orang keliru menganggap deposito otomatis dijamin hanya karena bank tersebut merupakan peserta LPS.

Berdasarkan data dalam sumber, Tingkat Bunga Penjaminan LPS untuk rupiah pada bank umum adalah 3,75% untuk periode 1 Juli sampai 30 September 2026. Batas nilai simpanan yang dijamin tetap Rp2 miliar per nasabah per bank.

LPS menerapkan prinsip 3T dalam penjaminan simpanan, yaitu tercatat, tingkat bunga yang diterima tidak melebihi TBP, serta tidak menyebabkan kondisi tertentu yang membuat bank menjadi tidak sehat.

Dengan kata lain, status bank sebagai peserta LPS tidak berarti seluruh deposito otomatis mendapatkan penjaminan.

Bunga deposito yang berada di atas TBP perlu mendapat perhatian khusus karena dapat membuat simpanan tidak memenuhi salah satu persyaratan penjaminan.

Pajak Deposito Mengurangi Hasil Bersih

Bunga deposito bukan berarti seluruh nominal bunga menjadi keuntungan bersih. Untuk kondisi umum yang memenuhi ketentuan pajak, bunga deposito dikenakan PPh final 20% dari bunga bruto.

Sebagai contoh, jika Rp100 juta ditempatkan selama 12 bulan dengan bunga 8% per tahun, bunga bruto secara sederhana mencapai Rp8 juta.

Dengan asumsi pajak 20%, pajaknya sekitar Rp1,6 juta. Hasil bunga bersih menjadi sekitar Rp6,4 juta.

Perhitungan tersebut merupakan ilustrasi sederhana dan belum memperhitungkan variasi perhitungan hari, ketentuan produk, atau perubahan rate.

Simulasi Hasil Deposito Rp100 Juta

Berikut ilustrasi berdasarkan bunga yang tercantum dalam sumber:

Bank Bunga Tenor Bunga Bruto Pajak 20% Bunga Bersih
Krom Max 8% 12 bulan Rp8 juta Rp1,6 juta Rp6,4 juta
Superbank 7,5% 12 bulan Rp7,5 juta Rp1,5 juta Rp6 juta
SeaBank 6% 12 bulan Rp6 juta Rp1,2 juta Rp4,8 juta
Bank Jago 5,75% 12 bulan Rp5,75 juta Rp1,15 juta Rp4,6 juta

Untuk Amar Bank, bunga 9% terkait tenor 36 bulan. Dengan pokok Rp100 juta, bunga bruto sederhana selama tiga tahun mencapai Rp27 juta dan bunga bersih dengan asumsi pajak 20% sekitar Rp21,6 juta.

Angka tersebut bukan berarti Amar menghasilkan 9% bersih setiap tahun. Pajak, periode tiga tahun, dan mekanisme pembayaran bunga tetap harus diperhitungkan.

Deposito Bunga Tinggi Tidak Selalu Paling Menguntungkan

Ada beberapa faktor yang sebaiknya dibandingkan sebelum memilih deposito.

Tenor

Bunga 9% selama 36 bulan tidak bisa dibandingkan secara langsung dengan bunga 7,5% selama satu bulan tanpa mempertimbangkan fleksibilitas dan kemungkinan perubahan suku bunga.

Pajak

Gunakan bunga bersih setelah pajak ketika membandingkan hasil yang benar-benar diterima.

Promo

Rate promosi bisa memiliki masa berlaku, kuota, fresh fund, atau persyaratan tertentu.

Pencairan Awal

Dana deposito biasanya memiliki tenor. Pencairan sebelum jatuh tempo dapat menyebabkan bunga tidak dibayarkan atau dikenakan ketentuan tertentu.

ARO

Jika deposito diperpanjang otomatis, jangan berasumsi bunga periode berikutnya sama dengan bunga awal. Rate baru dapat berbeda.

Mengapa Bank Digital Menawarkan Bunga Tinggi?

Bunga deposito merupakan bagian dari strategi penghimpunan dana bank. Perbedaan tingkat bunga dapat dipengaruhi oleh kebutuhan pendanaan, persaingan mendapatkan nasabah, strategi akuisisi, biaya operasional, serta kondisi likuiditas.

Baca Juga:  Cara Daftar Indodax 2026: Syarat, KYC, Biaya, dan Cara Beli Bitcoin

Namun, tingginya bunga deposito saja tidak cukup untuk menyimpulkan bahwa sebuah bank sedang bermasalah atau sebaliknya lebih sehat.

Kondisi bank perlu dilihat secara lebih luas, termasuk permodalan, kualitas aset, likuiditas, profitabilitas, serta pengawasan regulator.

Cara Memilih Deposito Bank Digital

Sebelum membuka deposito, lakukan beberapa pemeriksaan berikut:

  1. Pastikan nama badan hukum bank dapat diverifikasi.
  2. Cek status izin dan pengawasan melalui kanal resmi OJK.
  3. Cek status kepesertaan LPS.
  4. Periksa TBP LPS terbaru.
  5. Bandingkan bunga dengan tenor yang sama.
  6. Perhatikan minimum dan maksimum penempatan.
  7. Hitung hasil setelah pajak.
  8. Baca aturan pencairan sebelum jatuh tempo.
  9. Periksa ketentuan ARO.
  10. Pastikan promo masih aktif.
  11. Gunakan aplikasi dan situs resmi bank.
  12. Simpan bukti pembukaan deposito.

Jangan menjadikan keberadaan aplikasi di Play Store atau App Store sebagai satu-satunya ukuran legalitas. Yang perlu diperiksa adalah badan hukum dan status resmi bank.

Apakah Bunga Deposito di Atas TBP LPS Aman?

Tidak tepat menyebut deposito otomatis aman hanya karena banknya merupakan peserta LPS.

Jika bunga yang diterima melebihi TBP LPS, simpanan dapat tidak memenuhi persyaratan tingkat bunga dalam skema penjaminan. Karena itu, bunga tinggi justru harus membuat nasabah lebih teliti membaca ketentuan.

Pada periode 1 Juli hingga 30 September 2026, TBP rupiah bank umum dalam data sumber adalah 3,75%. Sementara sebagian besar rate tertinggi dalam daftar tujuh bank berada di atas angka tersebut.

Ini bukan berarti bank-bank tersebut ilegal atau pasti bermasalah. Artinya, nasabah harus memahami konsekuensi aturan penjaminan sebelum mengejar bunga yang lebih tinggi.

Kesimpulan

Bank dengan bunga deposito tertinggi 2026 dalam data yang diverifikasi pada 19 Agustus 2026 adalah Amar Bank dengan bunga hingga 9% per tahun untuk tenor 36 bulan. Krom Max berada berikutnya dengan bunga hingga 8% untuk tenor 12 bulan, sedangkan Allo Bank juga menawarkan hingga 8% melalui skema promosi tertentu.

Superbank menawarkan hingga 7,50%, sementara Bank Neo Commerce tercatat pernah menawarkan hingga 7,25% dalam promo yang berakhir 31 Juli 2026. SeaBank mencapai 6% dan Bank Jago hingga 6,25% berdasarkan tier penempatan.

Yang paling penting, jangan memilih deposito hanya berdasarkan angka bunga. Pajak, tenor, likuiditas, promo, pencairan awal, ARO, dan ketentuan LPS sama pentingnya. Rate tertinggi belum tentu memberikan kombinasi hasil dan fleksibilitas terbaik untuk kebutuhan setiap nasabah.

FAQ

Bank digital mana yang memiliki bunga deposito tertinggi pada 2026?

Berdasarkan data yang diverifikasi 19 Agustus 2026, Amar Bank mencantumkan bunga hingga 9% per tahun untuk tenor 36 bulan.

Berapa bunga deposito tertinggi saat ini?

Dalam data sumber, bunga tertinggi adalah 9% per tahun dari Amar Bank untuk tenor 36 bulan. Krom Max mencapai 8% untuk tenor 12 bulan.

Apakah deposito bank digital dijamin LPS?

Bank peserta LPS tidak berarti seluruh deposito otomatis dijamin. Simpanan harus memenuhi persyaratan penjaminan, termasuk ketentuan 3T dan batas nilai yang dijamin.

Berapa batas simpanan yang dijamin LPS?

Batas yang tercantum dalam sumber adalah Rp2 miliar per nasabah per bank, dengan syarat penjaminan terpenuhi.

Berapa TBP LPS untuk bank umum pada Agustus 2026?

Untuk rupiah bank umum, TBP yang berlaku pada 1 Juli sampai 30 September 2026 adalah 3,75%.

Apakah bunga deposito dikenakan pajak?

Secara umum, bunga deposito dikenakan PPh final 20% dari bunga bruto dengan ketentuan dan pengecualian yang berlaku.

Apakah bunga deposito 8% berarti mendapat 8% setiap bulan?

Tidak. Suku bunga deposito umumnya dinyatakan per tahun atau p.a. Jadi, 8% p.a. bukan berarti 8% setiap bulan.

Apakah bunga paling tinggi berarti keuntungan paling besar?

Belum tentu. Tenor, pajak, minimum penempatan, promo, pencairan awal, dan perubahan rate dapat memengaruhi hasil bersih.

Apakah bunga di atas TBP LPS berarti bank tidak aman?

Tidak dapat disimpulkan demikian. Namun, bunga yang melebihi TBP perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi pemenuhan salah satu syarat penjaminan LPS.

Apakah data bunga deposito bisa berubah?

Ya. Bank dapat mengubah suku bunga dan ketentuan produk. Karena itu, selalu periksa informasi terbaru di kanal resmi bank sebelum menempatkan dana.