Kabar baik bagi mahasiswa S2 dan S3 dalam negeri yang sedang berada di tahap akhir perkuliahan. Bantuan Penyelesaian Studi S2-S3 Kemenag-LPDP kembali membuka pendaftaran pada Oktober 2026 dengan dukungan dana yang bisa dimanfaatkan untuk membantu menyelesaikan kebutuhan akademik.

Program ini ditujukan bagi mahasiswa yang memenuhi persyaratan tertentu dan telah berada pada tahap penyelesaian tesis atau disertasi. Bantuan diberikan dalam bentuk dana lumpsum sebesar Rp20 juta untuk mahasiswa S2 dan Rp25 juta bagi mahasiswa S3.

Pendaftaran dijadwalkan berlangsung pada 5–12 Oktober 2026. Karena masa pendaftaran cukup singkat, calon peserta perlu menyiapkan dokumen sejak awal agar proses pengajuan tidak terkendala.

Apa Itu Bantuan Penyelesaian Studi S2-S3 Kemenag-LPDP?

Bantuan Penyelesaian Studi S2-S3 Kemenag-LPDP merupakan dukungan pembiayaan bagi mahasiswa magister dan doktor dalam negeri yang sedang menyelesaikan studi.

Dana bantuan dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan akademik yang berkaitan dengan penyelesaian pendidikan. Di antaranya pembayaran SPP, pembelian buku, biaya ujian, publikasi jurnal, penyelesaian tesis, hingga disertasi.

Besaran bantuan yang tersedia adalah:

  • Mahasiswa S2: Rp20 juta
  • Mahasiswa S3: Rp25 juta

Dana tersebut diberikan secara lumpsum sehingga penerima dapat menggunakannya untuk kebutuhan penyelesaian studi sesuai ketentuan program.

Baca Juga:  JKN Mobile Error? Cek Penyebab dan Cara Mengatasinya

Syarat Bantuan Penyelesaian Studi S2-S3 Kemenag-LPDP

Calon pendaftar perlu memenuhi sejumlah persyaratan administrasi dan akademik. Berikut dokumen yang perlu dipersiapkan:

1. Warga Negara Indonesia

Pendaftar merupakan Warga Negara Indonesia (WNI).

2. Mahasiswa aktif S2 atau S3

Pendaftar harus berstatus sebagai mahasiswa aktif minimal semester 3 pada program S2 atau S3 dalam negeri.

Status tersebut dibuktikan dengan Surat Keterangan Aktif Kuliah dari perguruan tinggi untuk semester gasal tahun akademik 2026/2027.

3. Melampirkan hasil studi

Pendaftar harus menyertakan Surat Keterangan Hasil Studi atau transkrip akademik yang memuat riwayat IPK dari awal hingga semester terakhir.

Dokumen ini menjadi salah satu bukti bahwa peserta masih aktif menjalani pendidikan dan memiliki rekam akademik yang dapat diverifikasi.

4. Sudah lulus seminar proposal

Salah satu syarat penting adalah peserta telah lulus Seminar Proposal Tesis atau Disertasi.

Bukti kelulusan seminar proposal harus dilampirkan dalam dokumen pendaftaran.

5. Menyertakan progres tesis atau disertasi

Peserta perlu melampirkan lembar progres serta dokumen tesis atau disertasi yang sedang dikerjakan.

Dokumen tersebut diperlukan untuk menunjukkan perkembangan penyelesaian studi.

6. Surat keterangan pembimbing

Pendaftar juga wajib melampirkan SK atau Surat Keterangan Pembimbing Tesis atau Disertasi.

7. Surat rekomendasi

Dokumen berikutnya adalah Surat Rekomendasi dari pimpinan satuan kerja sesuai dengan format yang telah ditentukan.

8. Pakta integritas

Peserta wajib menyertakan Pakta Integritas bermeterai Rp10.000 sesuai format yang dipersyaratkan dalam program.

9. Dokumen keterangan profesi

Selain dokumen akademik, pendaftar harus membuktikan profesinya sesuai kategori yang ditetapkan.

Beberapa kategori yang tercantum antara lain tenaga kependidikan, ustadz atau kiai, dosen Ma’had Aly, guru pada satuan pendidikan tertentu, dosen, serta pegawai Kementerian Agama.

Baca Juga:  Cara Membuat Akun Rekrutmen KAI 2026 Lewat Karier.kai.id, Anti Gagal

Dokumen pendukungnya dapat berupa NUPTK, NPK, NIDN, PegID, atau SK pengangkatan, tergantung kategori profesi masing-masing.

Untuk tenaga kependidikan, misalnya, dokumen yang diperlukan berupa NUPTK/PegID atau SK pengangkatan dengan masa kerja minimal dua tahun. Sementara ustadz atau kiai dan dosen Ma’had Aly perlu menyertakan SK pengangkatan dengan masa kerja minimal dua tahun.

Cara Daftar Bantuan Penyelesaian Studi S2-S3 Kemenag-LPDP

Pendaftaran dilakukan secara online melalui sistem yang disediakan Kementerian Agama. Secara umum, tahapan pendaftarannya sebagai berikut:

  1. Buat akun melalui portal pendaftaran beasiswa Kementerian Agama.
  2. Lengkapi profil pendaftar.
  3. Unggah seluruh dokumen persyaratan yang diminta.
  4. Pilih program Bantuan Penyelesaian Studi.
  5. Periksa kembali data dan dokumen sebelum dikirim.
  6. Cetak kartu pendaftaran sebagai bukti telah melakukan pendaftaran.

Calon peserta sebaiknya memastikan seluruh dokumen sudah sesuai format sebelum mengirimkan aplikasi. Kesalahan data atau dokumen yang tidak sesuai persyaratan dapat memengaruhi proses seleksi.

Jadwal Bantuan Penyelesaian Studi S2-S3 Kemenag-LPDP 2026

Bagi calon peserta, jadwal menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan agar tidak melewatkan batas pendaftaran.

Tahapan Jadwal
Pendaftaran 5–12 Oktober 2026
Seleksi 13–15 Oktober 2026
Pengumuman hasil seleksi 21 Oktober 2026

Dengan jadwal tersebut, peserta hanya memiliki waktu sampai 12 Oktober 2026 untuk menyelesaikan proses pendaftaran.

Dana Bantuan Bisa Digunakan untuk Apa?

Bantuan yang diterima dapat membantu berbagai kebutuhan dalam tahap akhir studi. Berdasarkan informasi program, dana dapat digunakan antara lain untuk:

  • SPP atau kebutuhan biaya pendidikan;
  • pembelian buku;
  • biaya ujian;
  • publikasi jurnal;
  • penyelesaian tesis;
  • penyelesaian disertasi.

Penerima bantuan juga memiliki kewajiban setelah dana diterima. Salah satunya adalah menyampaikan laporan penggunaan dana paling lambat enam bulan setelah dana diterima.

Baca Juga:  Contoh Soal Notasi Ilmiah Lengkap dengan Kunci Jawaban dan Pembahasan

Selain laporan penggunaan dana, penerima juga diwajibkan melaporkan perkembangan akademik hingga menyelesaikan studi.

Jangan Menunggu Mendekati Batas Pendaftaran

Pendaftaran Bantuan Penyelesaian Studi S2-S3 Kemenag-LPDP berlangsung dalam waktu terbatas. Karena dokumen yang diminta cukup banyak, calon peserta sebaiknya tidak menunggu hari terakhir untuk mengunggah berkas.

Periksa kembali status mahasiswa, transkrip akademik, bukti lulus seminar proposal, dokumen tesis atau disertasi, surat pembimbing, rekomendasi, pakta integritas, hingga dokumen profesi.

Informasi resmi mengenai program dan ketentuan pendaftaran dapat diperiksa melalui portal beasiswa Kementerian Agama di beasiswa.kemenag.go.id/bantuan-penyelesaian-pendidikan-bpp/.

Pastikan selalu merujuk informasi terbaru dari kanal resmi penyelenggara apabila terdapat perubahan jadwal, persyaratan, format dokumen, atau mekanisme pendaftaran.