Masyarakat kini bisa mengecek posisi desil keluarga dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) melalui layanan resmi yang tersedia. Data tersebut penting karena menjadi salah satu rujukan pemerintah dalam menentukan sasaran berbagai program sosial.

Namun, bagaimana jika informasi yang muncul ternyata sudah tidak sesuai dengan kondisi keluarga saat ini? Masyarakat dapat mengajukan pemutakhiran data melalui sejumlah kanal yang disediakan pemerintah.

Karena itu, memahami cara perbarui data di DTSEN untuk cek bansos menjadi hal penting, terutama bagi keluarga yang mengalami perubahan kondisi ekonomi, pekerjaan, tempat tinggal, komposisi anggota keluarga, maupun kondisi sosial lainnya.

Apa Itu Desil DTSEN?

Desil merupakan pengelompokan keluarga berdasarkan posisi relatif tingkat kesejahteraan sosial ekonominya. Dalam DTSEN terdapat 10 kelompok desil, mulai dari desil 1 hingga desil 10.

Desil 1 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling rendah, sedangkan desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling tinggi.

BPS menjelaskan bahwa desil bukanlah angka yang menunjukkan besarnya pendapatan seseorang. Posisi tersebut merupakan hasil pemeringkatan berdasarkan berbagai karakteristik sosial ekonomi keluarga.

Beberapa variabel yang diperhitungkan antara lain kondisi tempat tinggal, sumber air, energi untuk memasak, listrik, kepemilikan aset, komposisi anggota keluarga, pendidikan, pekerjaan, kesehatan, hingga kondisi disabilitas.

Artinya, satu indikator saja tidak otomatis menentukan seseorang berada pada desil tertentu.

Desil Bukan Penentu Tunggal Penerima Bansos

Posisi desil juga tidak boleh dipahami sebagai keputusan otomatis mengenai seseorang berhak atau tidak berhak menerima bantuan sosial.

Layanan resmi Cek Bansos Kemensos menjelaskan bahwa desil digunakan untuk membantu menentukan sasaran bantuan. Desil 1 sampai 4 atau 40 persen terbawah dapat diusulkan untuk program seperti PKH dan Sembako, sedangkan desil 5 dapat diusulkan untuk PBI-JK sesuai ketentuan program.

Baca Juga:  Kenali Bedanya Perlinsos dan Bansos Sebelum Cek Bantuan di NIK Kamu

Dengan demikian, penetapan penerima tetap mengikuti mekanisme dan persyaratan masing-masing program.

Cara Perbarui Data di DTSEN untuk Cek Bansos

Jika data sosial ekonomi keluarga yang tercatat sudah tidak sesuai, masyarakat dapat menyampaikan pembaruan melalui kanal resmi.

Berdasarkan informasi BPS, pembaruan dapat dilakukan melalui Cek Bansos, pemerintah desa atau kelurahan, Dinas Sosial, serta kanal Cek DTSEN. Data yang disampaikan kemudian menjadi bagian dari proses pemutakhiran dan penghitungan kembali.

Berikut langkah yang bisa dilakukan.

1. Periksa Data yang Tercatat

Sebelum mengajukan perubahan, masyarakat sebaiknya mengecek terlebih dahulu informasi keluarga yang tercatat.

Untuk mengecek status bansos, masyarakat dapat menggunakan layanan resmi Cek Bansos Kemensos dengan memasukkan NIK 16 digit sesuai KTP dan kode captcha yang tersedia.

Dari hasil pencarian, pengguna dapat melihat informasi yang tersedia dalam sistem, termasuk keterangan terkait desil apabila ditampilkan.

2. Sampaikan Pembaruan melalui Cek Bansos

Apabila terdapat informasi yang tidak sesuai, masyarakat dapat menggunakan mekanisme pembaruan atau usulan yang tersedia pada aplikasi Cek Bansos.

Data yang dimasukkan harus menggambarkan kondisi keluarga sebenarnya. Hindari memasukkan informasi yang dilebihkan atau dikurangi karena data tersebut akan menjadi bagian dari proses verifikasi.

3. Gunakan Pemerintah Desa atau Kelurahan

Pemutakhiran juga dapat disampaikan melalui pemerintah desa atau kelurahan.

Cara ini dapat menjadi pilihan apabila masyarakat mengalami kesulitan menggunakan layanan digital. Data yang diajukan selanjutnya dapat diproses melalui mekanisme pemutakhiran yang berlaku.

BPS juga menjelaskan bahwa pemutakhiran DTSEN melibatkan berbagai sumber data, termasuk pemutakhiran oleh pemerintah daerah dan pengecekan lapangan.

4. Hubungi Dinas Sosial

Masyarakat juga dapat menyampaikan informasi mengenai data sosial ekonomi yang tidak sesuai melalui Dinas Sosial sesuai mekanisme yang berlaku di daerah masing-masing.

Petugas dapat memberikan informasi mengenai prosedur dan dokumen yang diperlukan untuk mendukung pengajuan.

Cara Cek Desil DTSEN lewat HP

Selain memperbarui data, masyarakat dapat menggunakan kanal resmi Cek DTSEN untuk melihat informasi yang tersedia.

Baca Juga:  NIK Kamu Masuk Desil Berapa di DTSEN? Ini Cara Cek Terbarunya

BPS menyediakan kanal Cek DTSEN melalui situs resminya.

Secara umum, pengguna perlu mengikuti instruksi pada halaman layanan dan memasukkan informasi yang diminta sistem. Pastikan data identitas yang digunakan sesuai dengan dokumen kependudukan.

Untuk pengecekan melalui Cek Bansos Kemensos, sistem secara resmi meminta NIK 16 digit sesuai KTP serta kode captcha sebelum pencarian dilakukan.

Karena tampilan dan persyaratan teknis layanan digital dapat diperbarui, gunakan informasi yang tercantum langsung pada situs atau aplikasi resmi saat melakukan pengecekan.

Data Apa Saja yang Memengaruhi Desil?

Posisi desil tidak ditentukan hanya berdasarkan gaji atau penghasilan.

BPS menjelaskan bahwa pengelompokan kesejahteraan menggunakan berbagai karakteristik sosial ekonomi secara bersama-sama. Di antaranya adalah kondisi perumahan, akses air dan sanitasi, energi untuk memasak, listrik, kepemilikan aset, pendidikan, pekerjaan, kesehatan, disabilitas, serta komposisi keluarga.

Karena menggunakan banyak variabel, perubahan satu kondisi belum tentu langsung membuat posisi desil berubah.

Sebagai contoh, perubahan pekerjaan atau penghasilan keluarga dapat menjadi bagian dari informasi sosial ekonomi yang diperbarui, tetapi posisi desil tetap ditentukan berdasarkan keseluruhan data dan metode pemeringkatan yang digunakan.

Apakah Setelah Data Diperbarui Desil Langsung Berubah?

Tidak otomatis.

Pengajuan pembaruan merupakan bagian dari proses pemutakhiran. Data yang disampaikan perlu diproses sesuai mekanisme yang berlaku sebelum posisi desil dihitung kembali.

BPS menegaskan bahwa desil bersifat dinamis. Posisi keluarga dapat berubah mengikuti perubahan kondisi sosial ekonomi dan perubahan posisi relatifnya dibandingkan keluarga lain.

BPS juga menyebut pemutakhiran DTSEN dilakukan secara berkala. Pada 2026, BPS telah memperbarui DTSEN hingga versi 3 dengan cakupan sekitar 290,13 juta record individu dan 95,98 juta record keluarga per 10 Juli 2026.

Karena itu, masyarakat tidak perlu langsung menyimpulkan bahwa pengajuan pembaruan pasti membuat desil turun atau naik.

Mengapa Data DTSEN Perlu Diperbarui?

Pemutakhiran penting agar informasi yang digunakan pemerintah semakin mendekati kondisi sosial ekonomi masyarakat yang sebenarnya.

BPS menyebut DTSEN terus dimutakhirkan melalui berbagai sumber, seperti data administrasi, hasil sensus dan survei, pembaruan dari kementerian/lembaga dan pemerintah daerah, pengecekan lapangan, serta pembaruan yang disampaikan masyarakat melalui kanal yang tersedia.

Baca Juga:  BLT Kesra dan BLT Dana Desa 2026: Ini Perbedaan dan Cara Ceknya

Dengan data yang lebih mutakhir, proses penentuan sasaran berbagai program pemerintah dapat menggunakan informasi yang lebih relevan.

Partisipasi masyarakat menjadi salah satu bagian dari proses tersebut. Jika terdapat informasi keluarga yang sudah berubah tetapi masih tercatat dengan kondisi lama, masyarakat dapat menyampaikannya melalui kanal pemutakhiran resmi.

Program Bansos yang Berkaitan dengan Data DTSEN

DTSEN kini menjadi salah satu rujukan pemerintah dalam perencanaan dan penetapan sasaran berbagai program.

Menurut BPS, DTSEN digunakan sebagai rujukan bersama dalam mendukung perencanaan, penetapan sasaran, dan evaluasi berbagai program pemerintah.

Pada layanan Cek Bansos, informasi desil juga dikaitkan dengan sasaran program seperti PKH dan Sembako, serta PBI-JK untuk kelompok tertentu sesuai ketentuan yang berlaku.

Namun, posisi desil tidak sama dengan status penerima bantuan. Setiap program memiliki kriteria, mekanisme, serta proses penetapan masing-masing.

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Mengajukan Pembaruan

Ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan sebelum mengajukan perubahan data.

Pertama, pastikan informasi yang diberikan benar-benar sesuai kondisi keluarga. Kedua, gunakan kanal resmi pemerintah dan hindari memberikan NIK atau data pribadi kepada pihak yang tidak jelas.

Ketiga, simpan informasi atau bukti pengajuan apabila tersedia. Hal ini dapat membantu ketika masyarakat ingin menanyakan perkembangan pembaruan data.

Keempat, pahami bahwa pengajuan perubahan tidak berarti status bansos atau desil langsung berubah. Data masih harus melalui proses pengolahan sesuai mekanisme yang ditetapkan.

Jangan Terpaku pada Angka Desil

BPS menekankan bahwa desil merupakan pemeringkatan relatif, bukan ukuran tunggal kemiskinan atau besarnya pendapatan keluarga.

Oleh sebab itu, masyarakat sebaiknya tidak membandingkan kondisi ekonomi hanya berdasarkan angka desil.

Yang lebih penting adalah memastikan informasi sosial ekonomi yang tercatat sesuai dengan keadaan keluarga sebenarnya. Jika terdapat kesalahan atau informasi yang sudah berubah, lakukan pembaruan melalui kanal resmi.

Kesimpulan

Cara perbarui data di DTSEN untuk cek bansos dapat dilakukan melalui kanal resmi yang tersedia, termasuk Cek Bansos, pemerintah desa atau kelurahan, Dinas Sosial, dan kanal Cek DTSEN.

Data yang diperbarui tidak otomatis membuat posisi desil berubah. Informasi yang disampaikan perlu diproses terlebih dahulu dan posisi desil akan dihitung berdasarkan data serta metode yang berlaku.

Masyarakat juga perlu memahami bahwa desil merupakan pemeringkatan relatif berdasarkan berbagai karakteristik sosial ekonomi. Karena itu, desil bukan satu-satunya penentu seseorang menerima atau tidak menerima bantuan sosial.

Jika kondisi keluarga sudah berubah, langkah yang paling penting adalah memastikan informasi tersebut disampaikan melalui mekanisme resmi agar data DTSEN dapat terus diperbarui sesuai kondisi yang sebenarnya.