Bunga tunggal menjadi salah satu materi matematika yang cukup sering muncul dalam latihan, ulangan, ujian sekolah, maupun soal yang berkaitan dengan perhitungan keuangan. Konsepnya sebenarnya sederhana karena bunga selalu dihitung berdasarkan modal awal.
Dalam penerapannya, bunga tunggal dapat digunakan untuk menghitung bunga tabungan maupun bunga pinjaman. Karena perhitungannya tidak menggunakan bunga yang terus bertambah dari bunga sebelumnya, nilai bunga setiap periode tetap selama modal, suku bunga, dan periode yang digunakan sama.
Supaya lebih mudah memahami konsep tersebut, berikut 30 contoh soal bunga tunggal lengkap dengan pilihan jawaban, jawaban benar, dan pembahasan langkah demi langkah.
Memahami Rumus Bunga Tunggal
Rumus dasar yang perlu dipahami adalah:
B = M × i × t
Keterangan:
- B = besar bunga
- M = modal atau uang pokok
- i = suku bunga per periode
- t = lama waktu
Jika yang ditanyakan adalah jumlah uang pada akhir periode, gunakan:
J = M + B
Artinya, jumlah akhir diperoleh dengan menjumlahkan modal awal dan bunga yang didapat.
Sebelum menghitung, pastikan satuan waktu sesuai dengan periode suku bunga. Misalnya, jika bunga dinyatakan per tahun, waktu juga perlu dinyatakan dalam tahun.
30 Contoh Soal Bunga Tunggal dan Pembahasannya
Soal Nomor 1
Pertanyaan:
Seseorang menabung sebesar Rp2.000.000 di bank dengan bunga tunggal 6% per tahun. Berapakah bunga yang diperoleh setelah 2 tahun?
Pilihan Jawaban:
A. Rp180.000
B. Rp200.000
C. Rp220.000
D. Rp240.000
E. Rp260.000
Jawaban: D. Rp240.000
Pembahasan:
Diketahui:
- Modal = Rp2.000.000
- Suku bunga = 6% = 0,06
- Waktu = 2 tahun
Gunakan rumus:
B = M × i × t
B = 2.000.000 × 0,06 × 2
B = Rp240.000
Jadi, bunga yang diperoleh setelah 2 tahun adalah Rp240.000.
Soal Nomor 2
Pertanyaan:
Rina meminjam uang sebesar Rp5.000.000 dengan bunga tunggal 8% per tahun selama 1 tahun. Berapakah bunga yang harus dibayarkan?
Pilihan Jawaban:
A. Rp300.000
B. Rp350.000
C. Rp400.000
D. Rp450.000
E. Rp500.000
Jawaban: C. Rp400.000
Pembahasan:
B = M × i × t
B = 5.000.000 × 0,08 × 1
B = Rp400.000
Jadi, bunga yang harus dibayarkan Rina adalah Rp400.000.
Soal Nomor 3
Pertanyaan:
Andi menabung Rp3.500.000 dengan bunga tunggal 10% per tahun selama 3 tahun. Berapakah jumlah uang Andi pada akhir masa tabungan?
Pilihan Jawaban:
A. Rp4.200.000
B. Rp4.350.000
C. Rp4.550.000
D. Rp4.650.000
E. Rp4.800.000
Jawaban: C. Rp4.550.000
Pembahasan:
Hitung terlebih dahulu bunganya:
B = 3.500.000 × 0,10 × 3
B = Rp1.050.000
Kemudian hitung jumlah akhir:
J = M + B
J = 3.500.000 + 1.050.000
J = Rp4.550.000
Jadi, jumlah uang Andi setelah 3 tahun adalah Rp4.550.000.
Soal Nomor 4
Pertanyaan:
Bunga tunggal dari modal Rp1.500.000 selama 4 tahun adalah Rp360.000. Berapakah besar suku bunga per tahun?
Pilihan Jawaban:
A. 4%
B. 5%
C. 6%
D. 7%
E. 8%
Jawaban: C. 6%
Pembahasan:
Untuk mencari suku bunga, gunakan:
i = B ÷ (M × t)
i = 360.000 ÷ (1.500.000 × 4)
i = 360.000 ÷ 6.000.000
i = 0,06
Jika diubah ke persen:
0,06 = 6%
Jadi, suku bunga yang digunakan adalah 6% per tahun.
Soal Nomor 5
Pertanyaan:
Seseorang memperoleh bunga tunggal sebesar Rp180.000 dari tabungan Rp1.200.000 dengan bunga 5% per tahun. Berapa lama uang tersebut ditabung?
Pilihan Jawaban:
A. 2 tahun
B. 3 tahun
C. 4 tahun
D. 5 tahun
E. 6 tahun
Jawaban: B. 3 tahun
Pembahasan:
Gunakan rumus:
t = B ÷ (M × i)
t = 180.000 ÷ (1.200.000 × 0,05)
t = 180.000 ÷ 60.000
t = 3 tahun
Jadi, uang tersebut ditabung selama 3 tahun.
Soal Nomor 6
Pertanyaan:
Budi menabung Rp4.000.000 dengan bunga tunggal 5% per tahun selama 2 tahun. Berapakah bunga yang diperoleh?
Pilihan Jawaban:
A. Rp300.000
B. Rp350.000
C. Rp400.000
D. Rp450.000
E. Rp500.000
Jawaban: C. Rp400.000
Pembahasan:
B = M × i × t
B = 4.000.000 × 0,05 × 2
B = Rp400.000
Jadi, bunga yang diperoleh Budi adalah Rp400.000.
Soal Nomor 7
Pertanyaan:
Seseorang meminjam uang Rp8.000.000 dengan bunga tunggal 7% per tahun selama 2 tahun. Berapa jumlah bunga yang harus dibayar?
Pilihan Jawaban:
A. Rp980.000
B. Rp1.020.000
C. Rp1.120.000
D. Rp1.200.000
E. Rp1.280.000
Jawaban: C. Rp1.120.000
Pembahasan:
B = 8.000.000 × 0,07 × 2
B = Rp1.120.000
Jadi, jumlah bunga yang harus dibayar adalah Rp1.120.000.
Soal Nomor 8
Pertanyaan:
Dina menabung Rp6.000.000 dengan bunga tunggal 8% per tahun selama 3 tahun. Berapakah jumlah uang Dina pada akhir masa tabungan?
Pilihan Jawaban:
A. Rp7.200.000
B. Rp7.320.000
C. Rp7.440.000
D. Rp7.500.000
E. Rp7.600.000
Jawaban: C. Rp7.440.000
Pembahasan:
B = 6.000.000 × 0,08 × 3
B = Rp1.440.000
Jumlah akhir:
J = 6.000.000 + 1.440.000
J = Rp7.440.000
Jadi, jumlah tabungan Dina setelah 3 tahun adalah Rp7.440.000.
Soal Nomor 9
Pertanyaan:
Bunga tunggal sebesar Rp540.000 diperoleh dari modal Rp3.000.000 selama 3 tahun. Berapakah suku bunga per tahun?
Pilihan Jawaban:
A. 4%
B. 5%
C. 6%
D. 7%
E. 8%
Jawaban: C. 6%
Pembahasan:
i = B ÷ (M × t)
i = 540.000 ÷ (3.000.000 × 3)
i = 540.000 ÷ 9.000.000
i = 0,06 = 6%
Jadi, suku bunga per tahun adalah 6%.
Soal Nomor 10
Pertanyaan:
Modal sebesar Rp2.500.000 memperoleh bunga tunggal Rp500.000 dalam waktu 4 tahun. Berapakah besar suku bunga per tahun?
Pilihan Jawaban:
A. 4%
B. 5%
C. 6%
D. 7%
E. 8%
Jawaban: B. 5%
Pembahasan:
i = 500.000 ÷ (2.500.000 × 4)
i = 500.000 ÷ 10.000.000
i = 0,05 = 5%
Jadi, suku bunga yang digunakan adalah 5% per tahun.
Soal Nomor 11
Pertanyaan:
Ani memperoleh bunga tunggal sebesar Rp360.000 dari tabungan Rp2.000.000 dengan bunga 6% per tahun. Berapa lama Ani menabung?
Pilihan Jawaban:
A. 2 tahun
B. 3 tahun
C. 4 tahun
D. 5 tahun
E. 6 tahun
Jawaban: B. 3 tahun
Pembahasan:
t = B ÷ (M × i)
t = 360.000 ÷ (2.000.000 × 0,06)
t = 360.000 ÷ 120.000
t = 3 tahun
Jadi, Ani menabung selama 3 tahun.
Soal Nomor 12
Pertanyaan:
Seorang nasabah menabung Rp10.000.000 dengan bunga tunggal 4% per tahun selama 5 tahun. Berapakah bunga yang diperoleh?
Pilihan Jawaban:
A. Rp1.600.000
B. Rp1.800.000
C. Rp2.000.000
D. Rp2.200.000
E. Rp2.400.000
Jawaban: C. Rp2.000.000
Pembahasan:
B = 10.000.000 × 0,04 × 5
B = Rp2.000.000
Jadi, bunga yang diperoleh adalah Rp2.000.000.
Soal Nomor 13
Pertanyaan:
Modal Rp4.500.000 memperoleh bunga tunggal 8% per tahun selama 2 tahun. Berapakah jumlah uang pada akhir periode?
Pilihan Jawaban:
A. Rp5.120.000
B. Rp5.180.000
C. Rp5.220.000
D. Rp5.240.000
E. Rp5.300.000
Jawaban: C. Rp5.220.000
Pembahasan:
B = 4.500.000 × 0,08 × 2
B = Rp720.000
Jumlah akhir:
J = 4.500.000 + 720.000
J = Rp5.220.000
Jadi, jumlah uang pada akhir periode adalah Rp5.220.000.
Soal Nomor 14
Pertanyaan:
Seseorang memperoleh bunga tunggal Rp900.000 dari modal Rp6.000.000 dengan suku bunga 5% per tahun. Berapa lama modal tersebut disimpan?
Pilihan Jawaban:
A. 2 tahun
B. 3 tahun
C. 4 tahun
D. 5 tahun
E. 6 tahun
Jawaban: B. 3 tahun
Pembahasan:
t = 900.000 ÷ (6.000.000 × 0,05)
t = 900.000 ÷ 300.000
t = 3 tahun
Jadi, modal tersebut disimpan selama 3 tahun.
Soal Nomor 15
Pertanyaan:
Bunga tunggal dari tabungan Rp7.000.000 selama 2 tahun adalah Rp980.000. Berapakah besar suku bunga per tahun?
Pilihan Jawaban:
A. 5%
B. 6%
C. 7%
D. 8%
E. 9%
Jawaban: C. 7%
Pembahasan:
i = 980.000 ÷ (7.000.000 × 2)
i = 980.000 ÷ 14.000.000
i = 0,07 = 7%
Jadi, besar suku bunga adalah 7% per tahun.
Soal Nomor 16
Pertanyaan:
Roni menabung Rp8.500.000 dengan bunga tunggal 6% per tahun selama 2 tahun. Berapakah bunga yang diperoleh?
Pilihan Jawaban:
A. Rp920.000
B. Rp960.000
C. Rp1.020.000
D. Rp1.040.000
E. Rp1.080.000
Jawaban: C. Rp1.020.000
Pembahasan:
B = 8.500.000 × 0,06 × 2
B = Rp1.020.000
Jadi, bunga yang diperoleh Roni adalah Rp1.020.000.
Soal Nomor 17
Pertanyaan:
Sebuah pinjaman sebesar Rp9.000.000 dikenai bunga tunggal 8% per tahun selama 3 tahun. Berapakah total bunga yang harus dibayar?
Pilihan Jawaban:
A. Rp1.960.000
B. Rp2.080.000
C. Rp2.160.000
D. Rp2.240.000
E. Rp2.320.000
Jawaban: C. Rp2.160.000
Pembahasan:
B = 9.000.000 × 0,08 × 3
B = Rp2.160.000
Jadi, total bunga pinjaman yang harus dibayar adalah Rp2.160.000.
Soal Nomor 18
Pertanyaan:
Sinta menabung Rp5.500.000 dengan bunga tunggal 7% per tahun selama 4 tahun. Berapakah jumlah uang Sinta pada akhir masa tabungan?
Pilihan Jawaban:
A. Rp6.820.000
B. Rp6.940.000
C. Rp7.040.000
D. Rp7.140.000
E. Rp7.260.000
Jawaban: C. Rp7.040.000
Pembahasan:
B = 5.500.000 × 0,07 × 4
B = Rp1.540.000
Jumlah akhir:
J = 5.500.000 + 1.540.000
J = Rp7.040.000
Jadi, jumlah tabungan Sinta menjadi Rp7.040.000.
Soal Nomor 19
Pertanyaan:
Bunga tunggal sebesar Rp750.000 diperoleh dari modal Rp5.000.000 selama 3 tahun. Berapakah suku bunga per tahun?
Pilihan Jawaban:
A. 4%
B. 5%
C. 6%
D. 7%
E. 8%
Jawaban: B. 5%
Pembahasan:
i = 750.000 ÷ (5.000.000 × 3)
i = 750.000 ÷ 15.000.000
i = 0,05 = 5%
Jadi, suku bunga per tahun adalah 5%.
Soal Nomor 20
Pertanyaan:
Modal Rp3.000.000 menghasilkan bunga tunggal Rp720.000 dalam waktu 4 tahun. Berapakah besar suku bunga per tahun?
Pilihan Jawaban:
A. 4%
B. 5%
C. 6%
D. 7%
E. 8%
Jawaban: C. 6%
Pembahasan:
i = 720.000 ÷ (3.000.000 × 4)
i = 720.000 ÷ 12.000.000
i = 0,06 = 6%
Jadi, besar suku bunga adalah 6% per tahun.
Soal Nomor 21
Pertanyaan:
Tabungan sebesar Rp4.000.000 memperoleh bunga tunggal Rp480.000 dengan suku bunga 6% per tahun. Berapa lama tabungan tersebut disimpan?
Pilihan Jawaban:
A. 1 tahun
B. 2 tahun
C. 3 tahun
D. 4 tahun
E. 5 tahun
Jawaban: B. 2 tahun
Pembahasan:
t = 480.000 ÷ (4.000.000 × 0,06)
t = 480.000 ÷ 240.000
t = 2 tahun
Jadi, tabungan tersebut disimpan selama 2 tahun.
Soal Nomor 22
Pertanyaan:
Seorang nasabah menabung Rp12.000.000 dengan bunga tunggal 5% per tahun selama 2 tahun. Berapakah jumlah uang pada akhir periode?
Pilihan Jawaban:
A. Rp13.000.000
B. Rp13.100.000
C. Rp13.200.000
D. Rp13.300.000
E. Rp13.400.000
Jawaban: C. Rp13.200.000
Pembahasan:
B = 12.000.000 × 0,05 × 2
B = Rp1.200.000
Jumlah akhir:
J = 12.000.000 + 1.200.000
J = Rp13.200.000
Jadi, jumlah uang pada akhir periode adalah Rp13.200.000.
Soal Nomor 23
Pertanyaan:
Bunga tunggal sebesar Rp960.000 diperoleh dari modal Rp8.000.000 selama 2 tahun. Berapakah suku bunga per tahun?
Pilihan Jawaban:
A. 4%
B. 5%
C. 6%
D. 7%
E. 8%
Jawaban: C. 6%
Pembahasan:
i = 960.000 ÷ (8.000.000 × 2)
i = 960.000 ÷ 16.000.000
i = 0,06 = 6%
Jadi, suku bunga per tahun adalah 6%.
Soal Nomor 24
Pertanyaan:
Bunga tunggal sebesar Rp1.050.000 diperoleh dari modal Rp7.000.000 dengan bunga 5% per tahun. Berapa lama uang tersebut ditabung?
Pilihan Jawaban:
A. 2 tahun
B. 3 tahun
C. 4 tahun
D. 5 tahun
E. 6 tahun
Jawaban: B. 3 tahun
Pembahasan:
t = 1.050.000 ÷ (7.000.000 × 0,05)
t = 1.050.000 ÷ 350.000
t = 3 tahun
Jadi, uang tersebut ditabung selama 3 tahun.
Soal Nomor 25
Pertanyaan:
Modal sebesar Rp15.000.000 ditabung dengan bunga tunggal 4% per tahun selama 5 tahun. Berapakah bunga yang diperoleh?
Pilihan Jawaban:
A. Rp2.700.000
B. Rp2.850.000
C. Rp3.000.000
D. Rp3.150.000
E. Rp3.300.000
Jawaban: C. Rp3.000.000
Pembahasan:
B = 15.000.000 × 0,04 × 5
B = Rp3.000.000
Jadi, bunga yang diperoleh adalah Rp3.000.000.
Soal Nomor 26
Pertanyaan:
Rina menabung Rp9.000.000 dengan bunga tunggal 5% per tahun selama 4 tahun. Berapakah jumlah uang yang dimiliki Rina pada akhir masa tabungan?
Pilihan Jawaban:
A. Rp10.600.000
B. Rp10.700.000
C. Rp10.800.000
D. Rp10.900.000
E. Rp11.000.000
Jawaban: C. Rp10.800.000
Pembahasan:
B = 9.000.000 × 0,05 × 4
B = Rp1.800.000
Jumlah akhir:
J = 9.000.000 + 1.800.000
J = Rp10.800.000
Jadi, jumlah uang Rina pada akhir masa tabungan adalah Rp10.800.000.
Soal Nomor 27
Pertanyaan:
Sebuah pinjaman sebesar Rp6.500.000 dikenai bunga tunggal 8% per tahun selama 2 tahun. Berapakah jumlah yang harus dikembalikan?
Pilihan Jawaban:
A. Rp7.420.000
B. Rp7.500.000
C. Rp7.540.000
D. Rp7.640.000
E. Rp7.700.000
Jawaban: C. Rp7.540.000
Pembahasan:
Hitung bunganya terlebih dahulu:
B = 6.500.000 × 0,08 × 2
B = Rp1.040.000
Selanjutnya:
J = 6.500.000 + 1.040.000
J = Rp7.540.000
Jadi, jumlah yang harus dikembalikan adalah Rp7.540.000.
Soal Nomor 28
Pertanyaan:
Bunga tunggal sebesar Rp1.260.000 diperoleh dari modal Rp9.000.000 selama 2 tahun. Berapakah suku bunga per tahun?
Pilihan Jawaban:
A. 5%
B. 6%
C. 7%
D. 8%
E. 9%
Jawaban: C. 7%
Pembahasan:
i = 1.260.000 ÷ (9.000.000 × 2)
i = 1.260.000 ÷ 18.000.000
i = 0,07 = 7%
Jadi, suku bunga per tahun adalah 7%.
Soal Nomor 29
Pertanyaan:
Seseorang memperoleh bunga tunggal Rp800.000 dari tabungan Rp4.000.000 dengan bunga 5% per tahun. Berapa lama uang tersebut ditabung?
Pilihan Jawaban:
A. 2 tahun
B. 3 tahun
C. 4 tahun
D. 5 tahun
E. 6 tahun
Jawaban: C. 4 tahun
Pembahasan:
Gunakan rumus:
t = B ÷ (M × i)
t = 800.000 ÷ (4.000.000 × 0,05)
t = 800.000 ÷ 200.000
t = 4 tahun
Jadi, uang tersebut ditabung selama 4 tahun.
Soal Nomor 30
Pertanyaan:
Pak Dedi menabung Rp20.000.000 dengan bunga tunggal 6% per tahun selama 3 tahun. Berapakah jumlah uang yang dimiliki Pak Dedi pada akhir masa tabungan?
Pilihan Jawaban:
A. Rp22.800.000
B. Rp23.200.000
C. Rp23.600.000
D. Rp24.000.000
E. Rp24.200.000
Jawaban: C. Rp23.600.000
Pembahasan:
B = 20.000.000 × 0,06 × 3
B = Rp3.600.000
Kemudian:
J = 20.000.000 + 3.600.000
J = Rp23.600.000
Jadi, jumlah uang Pak Dedi pada akhir masa tabungan adalah Rp23.600.000.
Cara Cepat Mengerjakan Soal Bunga Tunggal
Dari 30 latihan di atas, terdapat tiga jenis pertanyaan yang paling sering muncul, yaitu mencari bunga, mencari suku bunga, dan mencari waktu. Ada pula soal yang meminta jumlah uang pada akhir periode.
Jika yang dicari adalah bunga, gunakan:
B = M × i × t
Jika yang ditanyakan jumlah uang akhir, hitung bunganya terlebih dahulu kemudian gunakan:
J = M + B
Sementara itu, untuk mencari suku bunga, rumusnya dapat diubah menjadi:
i = B ÷ (M × t)
Sedangkan untuk mencari lama waktu:
t = B ÷ (M × i)
Perhatikan juga bentuk persen. Suku bunga 5% harus ditulis sebagai 0,05, 6% menjadi 0,06, dan seterusnya.
Kesimpulan
Bunga tunggal merupakan metode perhitungan bunga yang menggunakan modal awal sebagai dasar perhitungan. Karena bunga tidak ditambahkan kembali ke pokok untuk menghitung bunga periode berikutnya, nilai bunga setiap periode tetap selama ketentuan modal, suku bunga, dan waktunya tidak berubah.
Kunci utama untuk menyelesaikan soal bunga tunggal adalah memahami hubungan antara modal, suku bunga, waktu, bunga, dan jumlah akhir. Setelah memahami rumus B = M × i × t, berbagai bentuk soal dapat dikerjakan dengan lebih mudah.
Latihan secara rutin juga membantu mengenali apakah sebuah soal meminta besar bunga, total uang akhir, persentase bunga, atau lama waktu. Dengan begitu, langkah perhitungannya dapat ditentukan sejak awal.
