Jpckemang.id – Masyarakat kini dapat membayar tagihan listrik dan membeli token listrik melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Layanan ini bertujuan mempermudah akses warga terhadap layanan kelistrikan sekaligus membuka peluang pendapatan baru bagi koperasi.
Berdasarkan keterangan PT PLN (Persero) yang dibagikan kepada Kompas.com pada Jumat (16/10/2026), salah satu KDKMP yang disiapkan untuk menyediakan layanan tersebut berada di Klaten, Jawa Tengah.
Kesiapan operasional koperasi di wilayah itu ditinjau oleh Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) Ahmad Riza Patria bersama PLN pada Kamis (15/10/2026).

Biaya bayar listrik lewat Koperasi Merah Putih
Layanan pembayaran listrik di KDKMP menggunakan skema Payment Point Online Bank (PPOB). Melalui layanan ini, masyarakat bisa membayar tagihan listrik maupun membeli token secara langsung di koperasi terdekat.
Warga juga dapat memanfaatkan agen koperasi yang datang ke rumah. Menurut informasi dalam keterangan PLN, biaya administrasi untuk layanan tersebut sekitar Rp 2.000.
Meski layanan ini disebut lebih terjangkau dan dekat dengan masyarakat, informasi yang tersedia belum merinci apakah besaran biaya administrasi tersebut berlaku sama untuk seluruh jenis transaksi dan seluruh koperasi yang telah terintegrasi.
Koperasi Merah Putih diharapkan mendorong ekonomi desa
Wamendes PDT Ahmad Riza Patria mengatakan, peninjauan lapangan dilakukan secara serentak oleh para menteri, wakil menteri, dan pimpinan lembaga di berbagai wilayah Indonesia.
Kegiatan tersebut bertujuan memastikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang telah dibangun dan dilengkapi fasilitas dapat beroperasi serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Hari ini atas perintah Bapak Presiden kami melakukan kunjungan lapangan untuk memastikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang sudah dibangun dan sudah diisi, bisa berjalan dan beroperasi,” ujar Riza di Klaten.
Menurut Riza, program KDKMP yang digagas Presiden Prabowo Subianto bertujuan membuka lapangan kerja, meningkatkan produktivitas, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa dan kelurahan.
Melalui program tersebut, pemerintah diharapkan dapat menghadirkan berbagai layanan dan program lebih dekat dengan masyarakat. Dukungan PLN dinilai penting untuk menunjang operasional koperasi sekaligus mempermudah warga mengakses layanan kelistrikan.
“Tadi dari PLN tugasnya memastikan bisa melakukan pembayaran listrik di KDKMP. Bisa beli token di KDKMP. Harga terjangkau, lebih murah dan lebih dekat. PLN ini hadir mendekat dengan warga,” kata Riza.
107 Koperasi Merah Putih telah terintegrasi dengan layanan PLN
Direktur Distribusi PLN Arsyadany G. Akmalaputri menegaskan bahwa PLN mendukung pengembangan KDKMP, salah satunya melalui penyediaan pasokan listrik yang andal untuk menunjang kegiatan usaha koperasi.
Menurut Arsyadany, listrik tidak hanya dibutuhkan untuk penerangan, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi aktivitas ekonomi masyarakat.
“Sejalan dengan arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui program KDKMP, PLN all out mendukung agar program ini berjalan dengan baik, salah satunya melalui penyediaan pasokan listrik yang andal,” ujar Arsyadany.
Selain menjaga keandalan pasokan listrik, PLN mendorong koperasi menjadi mitra layanan PPOB. Dengan skema tersebut, koperasi berpeluang memperoleh pendapatan tambahan dari transaksi pembayaran yang dilakukan masyarakat.
Di sisi lain, warga dapat membayar tagihan listrik dan membeli token tanpa perlu pergi ke lokasi layanan yang lebih jauh.
Hingga informasi tersebut disampaikan, sebanyak 107 KDKMP di seluruh Indonesia telah terintegrasi dengan layanan PPOB PLN. Total transaksi yang tercatat melalui layanan tersebut telah melampaui 5.000 transaksi.
Integrasi ini diharapkan memperluas akses layanan kelistrikan sekaligus memperkuat peran Koperasi Merah Putih sebagai pusat kegiatan ekonomi dan pelayanan masyarakat di tingkat desa maupun kelurahan.
Bayar Listrik lewat Koperasi Merah Putih
Pembayaran tagihan listrik dan pembelian token melalui Koperasi Merah Putih dapat menjadi alternatif bagi warga yang ingin mengakses layanan lebih dekat. Biaya administrasi yang disebutkan dalam keterangan PLN sekitar Rp 2.000, tetapi masyarakat sebaiknya memastikan biaya yang berlaku langsung kepada koperasi atau agen sebelum bertransaksi. (*)
